web analytics
  

Luncurkan 5G, Realme Bakal Kirim 50 Juta Unit Ponsel ke Indonesia

Rabu, 8 Januari 2020 10:46 WIB
Bisnis - Finansial, Luncurkan 5G, Realme Bakal Kirim 50 Juta Unit Ponsel ke Indonesia, realme, samsung, xiaomi, ponsel canggih, ponsel 5g

Realme

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Pembuat smartphone asal China, Realme mencatatkan pengiriman 25 juta ponsel pada 2019 secara global. Harapannya, Realme bisa mengirimkan sebanyak 50 juta pada tahun ini, dilansir dari Reuters, Selasa (7/1/2020).

Pernyataan itu muncul kala peluncuran ponsel 5G pertamanya, yakni Realme X50. Cepatnya Negeri Tirai Bambu untuk mengadopsi teknologi komunikasi generasi kelima tersebut membuatnya menjadi pasar yang patut dijajaki oleh Realme.

Perangkat X50 5G Realme dihargai sekitar 2.499 yuan atau sekitar Rp5 jutaan untuk varian termurah. Masuknya Realme dalam pasar ponsel 5G menandai masuknya ponsel kelas entri mid-range berbiaya lebih rendah dalam serentetan perangkat 5G baru-baru ini yang dirilis oleh merek China.

Huawei Technologies Co Ltd dan Oppo masing-masing merilis empat model 5G hingga saat ini. Xiaomi Corp telah meluncurkan tiga model, dan CEO Lei Jun mengatakan tahun lalu perusahaan akan mengeluarkan setidaknya 10 model pada 2020.

Apple Inc, yang telah mengalami peningkatan penjualan di China sejak puncaknya pada 2015, diperkirakan akan merilis perangkat 5G akhir tahun ini.

Gelombang smartphone 5G hadir ketika China dengan cepat meningkatkan infrastruktur telekomunikasi untuk memasukkan stasiun basis 5G. Hingga akhir November, China memiliki 113.000 BTS yang beroperasi, menurut laporan media pemerintah dilansir dari Reuters.

Chase Qi, Presiden Pemasaran Global Realme, mengatakan bahwa ia berharap banyak konsumen akan meningkatkan telepon mereka karena jaringan 5G membaik. Dia juga mengatakan, perusahaan akan fokus pada penjualan di Eropa dan Timur Tengah tahun ini.

Realme berasal sebagai sub-merek di bawah Oppo, salah satu merek ponsel pintar top China, sebelum berubah menjadi divisi independen. Kedua perusahaan bersama dengan Vivo dan Oppo dimiliki oleh BBK Electronics Corporation, pembuat perangkat yang telah berusia puluhan tahun.

Pengiriman ponsel Realme di India tumbuh hampir empat kali lipat antara Q3 2018 dan Q3 2019, menurut data dari perusahaan riset IDC.

Will Wong, analis sektor ponsel pintar IDC di Tiongkok, mengaitkan kesuksesan Realme di India dengan afiliasinya dengan Oppo, yang dikenal memberi margin lebih tinggi pada penjualan perangkat dibandingkan dengan pesaing.

Wong menambahkan, meski sementara China adalah pasar baru untuk brand-nya, China akan terus menjadi prioritas karena 70% dari pasar berada dalam kategori masih low-end hingga menengah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Pakar Keuangan: Jangan Habiskan THR

Finansial Jumat, 23 April 2021 | 01:45 WIB

Mike Sutikno, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi menyarankan kepada masyarakat supaya tidak menghabiskan uang...

Bisnis - Finansial, Pakar Keuangan: Jangan Habiskan THR, Pakar Keuangan,Perencanaan Keuangan,Tunjangan Hari Raya (THR),Mengelola THR

Melesat Naik, Harga Emas Antam Kini Rp940.000 per Gram

Finansial Kamis, 22 April 2021 | 10:00 WIB

Harga emas Antam tersebut berlaku di Butik Emas Logam Mulia Antam di Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung.

Bisnis - Finansial, Melesat Naik, Harga Emas Antam Kini Rp940.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

DJP dan 84 Pemda Sepakat Dalam Pemungutan Pajak

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 22:44 WIB

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara resmi telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perim...

Bisnis - Finansial, DJP dan 84 Pemda Sepakat Dalam Pemungutan Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Pemungutan Pajak,Pemerintah Daerah (Pemda)

Resilien Sepanjang 2020, bank bjb Targetkan Tumbuh Positif di 2021

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 19:13 WIB

bank bjb merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang mencatatkan performa baik di masa pandemi...

Bisnis - Finansial, Resilien Sepanjang 2020, bank bjb Targetkan Tumbuh Positif di 2021, bank bjb,Direktur Keungan bank bjb Nia Kania,bank bjb Tumbuh Positif,bank bjb Target Pertumbuhan 2021,Resilience Bank

DJP Tata Ulang Tempat Terdaftar dan Pelaporan Usaha Wajib Pajak

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 19:09 WIB

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan melakukan reorganisasi beberapa kantor pajak di Indonesia. Agenda ini tertuang dala...

Bisnis - Finansial, DJP Tata Ulang Tempat Terdaftar dan Pelaporan Usaha Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Reorganisasi Kantor Pajak,Perdirjen Pajak,KPP Pratama,KPP Madya

Turun Tipis, Harga Emas Antam Bandung Rp932.000 per Gram

Finansial Rabu, 21 April 2021 | 10:31 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp932.000 per gram pada Rabu, 21 April 2021, atau turun tip...

Bisnis - Finansial, Turun Tipis, Harga Emas Antam Bandung Rp932.000 per Gram, Harga Emas,Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga Emas Hari ini,Harga emas Antam Bandung,Emas

Peredaran Uang Palsu Terbanyak di Bandung Barat, Ini Antisipasi BI Jab...

Finansial Senin, 19 April 2021 | 17:20 WIB

Tercatat Kabupaten Bandung Barat menjadi wilayah dengan laporan tertinggi temuan kasus peredaran uang palsu yakni sebany...

Bisnis - Finansial, Peredaran Uang Palsu Terbanyak di Bandung Barat, Ini Antisipasi BI Jabar, peredaran uang palsu,peredaran uang palsu Bandung,Peredaran Uang Palsu di Jawa Barat,Bank Indonesia Jawa Barat,Mitigasi Peredaran Uang Palsu,Cara mengenali uang palsu,Lebaran 2021,Penukaran Uang,temuan kasus peredaran uang palsu

Warga Diminta Tak Tukar Uang di Pinggir Jalan, BI Jabar Siapkan 559 Ti...

Finansial Senin, 19 April 2021 | 16:03 WIB

Penukaran melalui layanan kas keliling di 2021 ditiadakan karena pandemi Covid-19 merebak. Untuk tahun ini, pelayanan pe...

Bisnis - Finansial, Warga Diminta Tak Tukar Uang di Pinggir Jalan, BI Jabar Siapkan 559 Titik Penukaran, Titik Penukaran Uang,Kebutuhan uang tunai di Jawa Barat,Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1442 H,Bank Indonesia Jawa Barat,pelayanan penukaran uang di Jabar,559 titik layanan penukaran uang,layanan penukaran uang
dewanpers