web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Konflik Iran-AS Picu Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar

Rabu, 8 Januari 2020 09:27 WIB

Ilustrasi -- Petugas menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing di Kota Bandung, Rabu (5/9/2018 ). (dok. Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada Rabu (8/1/2020) ini berpotensi melemah terhadap dolar AS. Menurut pengamatannya, pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh konflik AS dan Iran. Rupiah bisa melemah dalam hari ini, mungkin bisa di atas Rp 14.000.

AYO BACA : Iran Tembakkan Roket ke Pangkalan Militer Amerika di Irak

Selain itu, harga minyak mentah yang turut naik juga bisa membebani rupiah karena CAD Indonesia bisa memburuk. "Rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 13.900- Rp 14.050," kata Ariston Tjendra dalam riset hariannya di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

AYO BACA : AS - Iran Memanas, Indonesia Siap Evakuasi WNI dari Iran dan Irak

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Selasa (7/1/2020) berada di level Rp 13.878 per dolar. Level itu menguat dari pergerakan Senin sebelumnya di level Rp 13.944 per dolar AS.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 13.919 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Senin sebelumnya yang di level Rp 13.961 per dolar AS.

AYO BACA : NATO Serukan Iran dan AS Saling Tahan Diri

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers