web analytics

Bima Arya Minta Anies Komitmen Bantu Pengendalian Air di Hulu

clockSelasa, 7 Januari 2020 07:32 WIB userHusnul Khatimah
Umum - Regional, Bima Arya Minta Anies Komitmen Bantu Pengendalian Air di Hulu, Bima arya, anies baswedan, pengendalian air, banjir bogor, banjir jakarta, berita bogor, bogor hari ini, ayobogor

Wali Kota Bogor Bima Arya. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya angkat bicara menanggapi pernyataan Gubernur Anies Baswedan bahwa untuk menangani banjir Jakarta harus ada pengendalian air di daerah hulu (Bogor).

Sebagai salah satu kepala daerah di hulu, Bima mengatakan, IA telah melakukan upaya pengendalian air diantaranya dengan melakukan naturalisasi Sungai Ciliwung di 14 kelurahan. 

Bima menyatakan bahwa dengan naturalisasi Ciliwung tersebut sampah berkurang sehingga volume banjir di Kota Bogor pun ikut berkurang. Menurutnya berkurangnya banjir di Bogor ini dapat menjawab bahwa pengendalian air sudah dilakukan.

"Banjir memang sekarang masih ada banjir, tapi tidak separah tahun sebelumnya, volumenya berkurang, jadi di daerah hulu ini ketika kita rapikan agak berkurang, ketika 14 kelurahan fokus semua ke naturalisasi Ciliwung itu sampahnya berkurang, makanya ini menjawab sebetulnya apa yang disampaikan oleh gubernur Jakarta banjir harus dikelola dari hulu, kita sudah kelola sampahnya," ujar Bima, Senin (6/1/2020).

Bima menambahkan bahwa dirinya justru meminta agar Anies komitmen untuk membantu pengendalian air di hulu dengan membangun kolam retensi dan sumur resapan.

"Sekarang ketika pak gubernur minta dikelola dari hulu kita juga kembali meminta komitmen pak gubernur kita sudah sampaikan usulkan bantuan provinsi untuk penanganan banjir dalam kegiatan untuk sumur retensi dan ruang resapan itu sudah diajukan," kata Bima. 

Dia mengatakan bahwa usulan pembangunan kolam retensi dan sumur resapan itu sudah diajukan sejak tahun lalu ke pemerintah DKI Jakarta dan hingga sekarang pihaknya menunggu tindak lanjut atas usulan tersebut.

"Jadi kolam retensi dan sumur resapan itu yang kita harapkan dibantu Jakarta, sudah diajukan tahun lalu, jadi kita tunggu komitmen gubernur, kalau gubernur konsisten dengan pernyataannya bahwa harus dikelola dari hulu bantu kami untuk membangun itu," kata Bima 

Bima juga mengatakan bahwa untuk mengurangi kiriman air dari Bogor maka yang lebih efektif menurutnya dengan cara memperbanyak membangun sumur resapan.

"Kita lihat strategi ke depan itu harus memperbanyak sumur resapan bukan kolam retensi, lebih efektif sumur resapan. Jadi kemudian kalau pak gubernur tidak meng-approach, ya artinya malah mengurangi itu, ya gak konsisten dong, beliau bilang tangani dari hulu ya hulunya diurus dong," kata Bima. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Minibus Kecelakaan di Tol Cipularang, 1 Korban Tewas

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:21 WIB

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang Kilometer 78.400 tepatnya wilayah Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwa...

Umum - Regional, Minibus Kecelakaan di Tol Cipularang, 1 Korban Tewas, Kecelakaan Tol Cipularang,Kecelakaan di Tol Cipularang,Kecelakaan maut tol Cipularang,kasus kecelakaan tol Cipularang,laka lantas tol cipularang

Jelang HUT RI, Penjual Bendera Mulai Menjamur

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:19 WIB

Menjelang peringatan hari kemerdekaan permintaan bendera, umbul-umbul, atau asesories lainnya mulai. Termasuk penjual be...

Umum - Regional, Jelang HUT RI, Penjual Bendera Mulai Menjamur, penjual bendera,Penjual Bendera Musiman,Penjual Bendera HUT RI,peringatan HUT RI ke-76

Hingga Akhir Tahun, Jabar Targetkan 33 Juta Vaksinasi Covid-19

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:38 WIB

Ridwan Kamil menyampaikan target vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat hingga akhir 2021 sebanyak 33 juta. Sementara hingga s...

Umum - Regional, Hingga Akhir Tahun, Jabar Targetkan 33 Juta Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Covid-19,Target Vaksinasi Covid-19 Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Kuota Vaksinasi Covid-19 Jabar,Kuota vaksin jawa barat

Selama PPKM Darurat, Wisata Ziarah Pamijahan Sepi Pengunjung

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:55 WIB

Selama PPKM darurat yang digulirkan pemerintah pusat mulai tanggal 3 Juli lalu, kunjungan peziarah ke Pamijahan Kecamata...

Umum - Regional, Selama PPKM Darurat, Wisata Ziarah Pamijahan Sepi Pengunjung, Wisata Ziarah Pamijahan,kunjungan peziarah Pamijahan,PPKM Darurat,Kunjungan wisata ziarah Pamijahan

Jabar Terima Hibah Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas

Regional Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:58 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menerima hibah vaksin Covid-19 Sinopharm dari Emir Uni Emirat Arab (UEA). Sesuai...

Umum - Regional, Jabar Terima Hibah Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas, Vaksin Sinopharm,vaksin Covid-19 Sinopharm,Hibah vaksin Covid-19 Sinopharm,Vaksin penyandang disabilitas,Jumlah penyandang disabilitas Jabar

Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 21:30 WIB

Sebanyak 235 ribu warga yang sudah disuntik vaksin Covid 19, atau baru sekitar 12 persen dari total target kurang lebih...

Umum - Regional, Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Cianjur,Vaksin Covid-19,Kabupaten Cianjur,Vaksinasi

Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:00 WIB

Apabila pihak hotel terlambat membayar pajal tersebut, mereka dipersilakan mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Umum - Regional, Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM, Bappenda Cianjur,Kondisi Hotel,Restoran,PPKM,Keringanan Pajak,Pandemi Covid-19,penundaan pembayaran

Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB

Manajemen Rumah Sakit Dr. Hafidz dipanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Umum - Regional, Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH, Sidak Forkopimda,Manajemen RSDH,Dinkes,penolakan pasien Covid-19,dokter spesialis berstatus PNS nyambi,Cianjur,Buntut Inspeksi

artikel terkait

dewanpers
arrow-up