web analytics
  

Kronologis OTT Pejabat Disdik Kabupaten Bandung

Minggu, 5 Januari 2020 11:21 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Kronologis OTT Pejabat Disdik Kabupaten Bandung, pungli disdik bandung, disdik kabupaten bandung, pungli kabupaten bandung,

Ilustrasi pungutan liar. (Antara)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satgas Saber Pungli Jawa Barat, Jumat (3/1/2020).

Pejabat eselon III Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung tersebut tertangkap tangan saat melakukan pungutan liar kepada 8 Kepala Sekolah penerima DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun anggaran 2019.

Sekretaris II Satgas Saber Pungli Jawa Barat Rusman mengatakan, OTT tersebut bermula dari adanya laporan mengenai pungutan oleh pejabat Disdik terhadap sekolah penerima DAK.

"Sudah banyak keluhan penerima DAK harus mengembalikan uang atau menyetor," tutur Rusman, Minggu (5/1/2020).

AYO BACA : Pejabat Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT, Ini Modusnya!

Karena banyak keluhan tersebut, pihaknya menyusun rencana operasi untuk menangkap basah pejabat Dinas Pendidikan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut.

Hingga akhirnya, Jumat (3/1/2020) pihaknya menerima informasi akan adanya setoran dari kepala sekolah penerima DAK kepada pejabat setingkat Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Kira-kira pukul 10.00 WIB Satgas Saber Pungli Jawa Barat mendatangi salah satu SMP di Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung.

"Di salah satu SMP Kecamatan Pameungpeuk sedang berkumpul 8 kepala sekolah penerima DAK beserta pejabat Dinas Pendidikan," ujarnya.

AYO BACA : Pemkab Bandung Masih Tunggu Pemberitahuan Resmi OTT Pejabat Disdik

Diduga para kepala sekolah tersebut sedang menyetor uang kepada Pejabat Dinas Pendidikan.

Barang bukti uang sebesar Rp52.500.000 yang disimpan dalam kantong kresek bercampur makanan ringan diamankan oleh Satgas Saber Pungli Jawa Barat.

Pejabat yang terkena OTT tersebut kemudian dibawa ke Posko Satgas Saber Pungli Jawa Barat untuk proses pemeriksaan.

Pukul 16.55 WIB Satgas Saber Pungli Jawa Barat melakukan gelar perkara dengan Pokja Yustisi.

Saat ini kasus dugaan pungli tersebut telah dilimpahkan kepada Polja Jabar.

Belum diketahui maksud dari setoran tersebut untuk uang pelicin supaya tahun ini sekolah kembali menerima DAK atau sebagai setoran hasil pekerjaan.

"Apakah mengembalikan dari pekerjaan yang sudah selesai atau supata tahun depan bisa kembali mendapat DAK? Sedang dikembangkan, yang jelas pemberi uang merupakan kepala sekolah penerima DAK tahun 2019," tutupnya.

AYO BACA : Pejabat Disdik Kabupaten Bandung Dikabarkan Kena OTT

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers