web analytics
  
Banner Kemerdekaan

15 Orang Digigit Ular Berbisa saat Banjir Melanda Karawang

Jumat, 3 Januari 2020 15:56 WIB

[Ilustrasi] Sebanyak 15 orang di Karawang digigit ular berbisa saat banjir melanda wilayah tersebut. (Republika/Bayu Adji P)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM — Sebanyak 15 orang di Karawang digigit ular berbisa saat banjir melanda wilayah tersebut. Hal itu dikatakan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Dia pun mengimbau masyarakat yang terdampak banjir agar berhati-hati dan waspada terhadap lingkungannya.

AYO BACA : 7 Ular Ditemukan di Rumah Roy Marten saat Beberes Setelah Banjir

“Seperti diketahui sudah ada 15 korban gigitan ular berbisa yang kini mendapatkan perawatan di RSUD Karawang. Saya juga sudah instruksikan tim yang bisa menangani ular dari tim BPBD ataupun tim dari pemadam kebakaran kalau masuk ke wilayah banjir minimal menggunakan alas kaki untuk mengurangi resiko gigitan ular,” kata Cellica saat menggelar Rapat Evaluasi Penanggulangan Bencana Alam di Kabupaten Karawang seperti dalam siaran persnya, Jumat (3/1/2020).

Cellica mengatakan, setelah banjir, pihaknya meminta petugas dari BPBD dan tim rescue dari pemadam kebakaran untuk membantu warga yang terdampak. Dia pun telah menginstruksikan petugas kesehatan dan petugas dinas sosial untuk menyalurkan keperluan logistik kepada warga yang membutuhkan bantuan.

AYO BACA : Ular Mulai Masuk Bandung, Begini Cara Mengatasinya

Menurutnya, petugas akan siaga memgantisipasi bencana yang terjadi di Kabupaten Karawang. Hal itu untuk mengintat curah hujan yang tinggi masih mengguyur wilayah Karawang. Selain banjir, bencana tanah longsor dan puting beliung juga harus diwaspadai.

“Kami kerahkan petugas untuk menanggulangi bencana untuk wilayah yang terdampak bencana banjir, longsor ataupun angin puting beliung,” kata Cellica.

Kepala BPBD Kabupaten Karawang Asep Wahyu Suherman menyebutkan, terdapat 7.986 jiwa terdampak banjir dari 2.807 KK di enam kecamatan yang terendam banjir. Enam kecamatan tersebut adalah Jatisari, Cilamaya Wetan, Banyusari, Telukjambe Barat, Cikampek, dan Purwasari.

“Penyebab bencana banjir di Kabupaten Karawang akibat curah hujan tinggi sehingga mengakibatkan sungai meluap,” ujar Asep.

AYO BACA : [Info Grafis] 5 Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers