web analytics
  

Tinjau Banjir Cimareme, Bupati Instruksikan Pembuatan Tanggul Karung Pasir

Rabu, 1 Januari 2020 11:55 WIB Tri Junari

Warga Cimareme membuat tanggul karung pasing setelah banjir bandang. (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang di Perumahan Cimareme Indah, Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (1/1/2019) pagi.

Setelah berkeliling dan melihat kondisi terkini. Dia menginstruksikan petugas gabungan membuat tanggul sementara menggunakan karung dan pasir.

Tanggul sementara dinilai perlu segera dibangun untuk mengantisipasi bencana susulan jika hujan deras kembali turun. Tanggul sementara itu dibangun pada lokasi tanggul yang jebol dihempas derasnya air kemarin.

"Saya sudah cek ke lapangan barusan, memang dinding penahan air (tanggul) jebol. Jadi langsung saya perintahkan BPBD membuat tanggul sementara, yang penting kalau hujan air tidak langsung meluber ke jalan dan rumah warga," ujar Umbara saat ditemui di Perumahan Cimareme Indah, Rabu (1/1/2020).

Umbara yang berkeliling ke rumah warga yang terdampak mengatakan, pihaknya segera mengirimkan logistik seperti makanan, pakaian, selimut, dan obat-obatan untuk warga yang mengungsi. 

"Saya minta ke warga jangan dulu kembali ke rumah, bertahan dulu saja di pengungsian. Nanti kita kirim bantuan. Sekarang Kepala Desa Margajaya sedang pendataan secara menyuluruh, baik yang terdampak dan kebutuhannya," katanya. 

Menurut Umbara, banjir yang menerjang Perumahan Cimareme Indah, murni disebabkan oleh jebolnya tanggul irigasi ditambah derasnya debir air. 

"Selama saya tinggal di Bandung Barat, belum pernah sekalipun banjir seperti ini. Jadi perumahan ini bisa banjir memang karena jebolnya tanggul. Saya juga tidak tahu tanggulnya dibangun Dinas PUPR atau developer, jadi kualitasnya saya enggak paham," ungkap dia. 

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers