web analytics
  

Perhatikan, Ini 7 Kesalahan Orang Tua Saat Mengasuh Anak

Rabu, 1 Januari 2020 08:51 WIB

Ilustrasi (republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Setiap orang tua memiliki cara masing-masing dalam membesarkan anak. Tidak ada panduan sempurna dalam kepengasuhan karena semua keluarga punya karakter berbeda satu sama lain.

Meski begitu, ada kalanya sikap yang ditunjukkan orang tua belum tepat, baik dalam berkata-kata atau memperlakukan anak. Berikut tujuh kesalahan terbesar itu menurut para terapis dikutip dari laman Indy100.

1. Hanya mencari kesalahan

Jangan hanya menasihati atau mencecar anak saat mereka melakukan kesalahan. Orang tua perlu menyeimbangkan dengan mengapresiasi anak ketika mereka melakukan sesuatu dengan baik.

2. Tidak membiarkan anak gagal

Anak perlu tahu kegagalan niscaya terjadi dalam hidup. Kegagalan bukan tanda kemalasan atau sesuatu yang tidak bisa diterima. Ketika anak gagal, hibur dia dan lakukan motivasi supaya anak terus berjuang sampai berhasil.

3. Merisak anak tanpa sadar

Perisakan tidak cuma dilakukan teman sekolah atau kawan dunia maya, tapi juga orang tua. Banyak orang dewasa merisak anak dengan mengomentari penampilan, melakukan pelabelan, atau membandingkan dengan saudaranya.

4. Berusaha tampil sempurna

Faktanya, tidak ada orang tua yang sempurna. Tidak perlu ingin terlihat seperti manusia super tanpa kesalahan dan kegagalan sepanjang waktu. Anak-anak perlu melihat orang tuanya jujur dan itu berdampak baik saat mereka tumbuh dewasa.

5. Berjarak secara emosional

Orang tua adalah manusia biasa yang juga merasa senang, sedih, marah, dan kecewa. Berbagi emosi dengan anak atau mengatakan apa yang kita rasakan adalah hal yang sehat. Jangan biarkan anak berjarak dengan Anda.

6. Melarang mengekspresikan perasaan

Tidak sedikit orang tua yang menghardik atau menghukum ketika anaknya menangis, berteriak, atau marah. Padahal, mengekspresikan perasaan bukan hal yang salah. Anak perlu diajari bahwa emosi adalah hal wajar.

7. Terlalu memanjakan anak

Terlalu memanjakan anak dan menolerir secara berlebihan semua perilaku buruknya bukan ide bagus. Sikap itu membuat anak tumbuh menjadi manja, suka merajuk, dan enggan keluar dari zona nyaman.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers