web analytics
  

Ini 11 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak

Rabu, 1 Januari 2020 05:23 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Ini 11 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak, anak sehat, mental anak sehat, menjaga kesehatan mental anak, anak bahagia, anak sehat rohani

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Hubungan yang kuat tidak hanya membuat orang tua menjadi manusia yang lebih baik tetapi juga aktif secara emosional. Emosi ini secara langsung dan positif juga mempengaruhi kesehatan mental anak.

Saat membangun ikatan dengan anak-anak, beri tahu mereka bahwa mereka sangat dicintai, apa pun yang terjadi. Orang tua juga dapat menunjukkan cinta melalui bahasa tubuh dan komunikasi nonverbal serta dengan memberinya banyak dekapan. Puji dan dorong anak ketika anak melakukan sesuatu dengan baik atau berperilaku sesuai keinginan orang tua.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan mental anak, menurut Managing Director, Jalsa Ventures Pvt Ltd, Pra-Sekolah Cambridge Montessori, seperti dilansir Indian Express. Ini menjadi beberapa elemen kunci yang dapat membantu mengembangkan kesehatan mental yang baik pada anak-anak dan menuntut orang tua untuk memainkan peran penting.

1. Cinta tanpa syarat

Penting untuk membuat mereka merasa dicintai, diperhatikan, dan diterima. Anak-anak perlu tahu bahwa cinta orang tya tidak bergantung pada pencapaiannya. Kesalahan dan atau kekalahan harus diharapkan dan diterima. Tumbuhkan keyakinan bahwa di rumah penuh dengan cinta dan kasih sayang tanpa syarat.

2. Tingkatkan kepercayaan diri

Dorong anak untuk mewujudkan impian mereka dan membuat kesalahan, tetapi pada saat yang sama belajar dari kesalahan itu dengan menjadi lebih baik. Juga, minta mereka untuk merasa bangga di mana mereka berada.

3. Puji mereka

Izinkan anak-anak menjelajah dan bermain di area aman. Puji mereka atas upaya mereka dan sesekali beri mereka dengan hadiah berupa mainan atau cokelat. Ingat, perhatian orang tya akan membantu membangun kepercayaan diri dan harga diri mereka.

4. Tetapkan tujuan yang realistis

Anak kecil membutuhkan tujuan realistis yang sesuai dengan ambisi dan kemampuan mereka. Dengan bantuan orang tua, anak-anak yang lebih besar dapat memilih kegiatan yang menguji kemampuan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

5. Jujur

Tidak perlu  menggambarkan citra sebagai orang tua yang sempurna. Biarkan mereka tahu tentang kesalahan orang tya sehingga mereka tahu dunia nyata dan mempersiapkan diri untuk masa depan.

6. Dorong mereka untuk bermain

Waktu bermain sama pentingnya dengan perkembangan mereka seperti makanan dan perawatan yang baik. Waktu bermain membantu anak-anak menjadi kreatif, belajar keterampilan memecahkan masalah dan mengendalikan diri. Permainan yang bagus dan tangguh, yang mencakup berlari dan berteriak, tidak hanya menyenangkan tetapi juga membantu anak-anak menjadi sehat secara fisik dan mental.

7. Jadilah teman bermain

Bermain dengan anak-anak tidak hanya akan membuat mereka bahagia, tetapi juga akan membantu orang tua bersantai setelah hari yang melelahkan di tempat kerja. Cobalah dan rasakan perbedaannya.

8. Bersenang-senang

Meraih kemenangan tidak sepenting terlibat dan menikmati aktivitas. Salah satu pertanyaan paling penting untuk ditanyakan kepada anak-anak adalah “Apakah Anda bersenang-senang?” Bukan “Apakah Anda menang?”

Dalam masyarakat yang berorientasi tujuan, orang sering hanya mengakui keberhasilan dan kemenangan. Sikap ini dapat mengecewakan dan membuat frustrasi anak-anak yang sedang belajar dan bereksperimen dengan kegiatan baru. Lebih penting bagi anak-anak untuk berpartisipasi dan bersenang-senang.

9. Awasi tontonan anak

Meskipun tidak selalu setiap saat mendampingi anak menonton tayangan tertentu, pastikan  mereka memiliki akses ke konten yang sehat bagi mereka.

10. Kembangkan disiplin

Anak-anak membutuhkan kesempatan mengeksplorasi dan mengembangkan keterampilan serta kemandirian baru. Pada saat yang sama, anak-anak perlu belajar bahwa perilaku tertentu tidak dapat diterima dan mereka bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan mereka. Tanamkan disiplin dan tingkah laku pada anak-anak di usia dini untuk menjadikan mereka manusia yang baik.

11. Hindari omelan dan ancaman

Ketika mereka salah, jangan berteriak, lebih baik membuat mereka mengerti apa yang salah dan kemudian membimbing mereka di jalan yang benar. Mengomel dan mengancam bisa berbahaya dalam jangka panjang. Beri anak alasan "mengapa" Anda mendisiplinkan mereka dan apa konsekuensi potensial dari tindakan mereka.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Waspada Dehidrasi Saat Puasa, Picu Emosi dan Lupa

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 05:45 WIB

kurang cairan tak sekadar membuat kita merasa haus, tapi juga bisa mengganggu fungsi kognitif sekaligus memengaruhi suas...

Gaya Hidup - Sehat, Waspada Dehidrasi Saat Puasa, Picu Emosi dan Lupa, Dehidrasi,dehidrasi saat puasa,bahaya dehidrasi,cara cegah dehidrasi, puasa sehat,Cara Cegah Dehidrasi saat Berpuasa,Tips Puasa

Bahaya Menahan Bersin, Vertigo hingga Hernia

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 05:15 WIB

Bahaya Menahan Bersin

Gaya Hidup - Sehat, Bahaya Menahan Bersin, Vertigo hingga Hernia, bahaya menahan bersin,menahan bersin,Vertigo,Hernia

Begini Pentingnya Periksa Kesehatan Berkala saat Ramadan

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 02:31 WIB

Memeriksa kesehatan secara berkala penting dilakukan selama Ramadan.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Pentingnya Periksa Kesehatan Berkala saat Ramadan, pemeriksaan kesehatan,Kesehatan,kesehatan saat puasa,pemeriksaan kesehatan berkala,Ramadan 2021

Terinfeksi Covid-19 Sebelum Vaksinasi Kedua, Harus Bagaimana?

Sehat Rabu, 21 April 2021 | 01:26 WIB

Seseorang yang sudah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 masih berpotensi untuk tertular Covid-19. Meski begitu, menu...

Gaya Hidup - Sehat, Terinfeksi Covid-19 Sebelum Vaksinasi Kedua, Harus Bagaimana?, Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,terinfeksi Covid-19

Kondisi Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 19:51 WIB

Orang dengan diabetes lebih rentan terhadap mulut kering dan infeksi jamur seperti sariawan karena kadar glukosa yang ti...

Gaya Hidup - Sehat, Kondisi Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi, Mulut Bisa Tunjukan Tanda Gula Darah Tinggi,Gejala Diabetes Tipe 2,mencegah diabetes tipe 2,diabetes tipe 2,Risiko Diabetes Tipe 2,Diabetes,Obat Alami Diabetes,Bahaya Diabetes,Tanda gula darah tinggi,Tanda Diabetes

Cara Mencegah Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 12:34 WIB

Musim pancaroba kerap menjadi waktu yang rentan terhadap penyakit infeksi yang banyak terjadi di wilayah beriklim tropi...

Gaya Hidup - Sehat, Cara Mencegah Penyakit yang Sering Muncul di Musim Pancaroba, Penyakit di Musim Pancaroba,cara mencegah penyakit pancaroba,Cara mencegah penyakit tropis,Penyakit Tropis di Musim Pancaroba,musim pancaroba,penyakit tropis,bahaya penyakit tropis,tanda penyakit infeksi musim pancaroba

Cegah Anemia, Sayur dan Buah Ini Jadi Makanan Penambah Darah

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 12:19 WIB

Selain daging, ada beberapa jenis sayur dan buah yang dapat menambah darah.

Gaya Hidup - Sehat, Cegah Anemia, Sayur dan Buah Ini Jadi Makanan Penambah Darah, Makanan Penambah Darah,sayur dan buah penambah darah,Kekurangan sel darah merah,penyebab Kekurangan sel darah merah,bahaya Kekurangan sel darah merah,ciri kekurangan sel darah merah

Penyakit Diabetes Hingga Jantung Bisa Terlihat dari Kondisi Kaki

Sehat Selasa, 20 April 2021 | 12:08 WIB

Masalah yang terjadi di kaki Anda ternyata bisa menjadi tanda awal dari penyakit berbahaya seperti diabates dan jantung.

Gaya Hidup - Sehat, Penyakit Diabetes Hingga Jantung Bisa Terlihat dari Kondisi Kaki, Kondisi Kaki,tanda awal dari penyakit berbahaya,Cara menedeteksi penyakit berbahaya,bagaimana mengenai gejala penyakit berbahaya,tanda dari potensi penyakit,Penyakit Diabeter terlihat dari kaki,penyakit jantung terkihat dari kaki
dewanpers