web analytics
  

Polisi Terus Dalami Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi di Telkom University

Selasa, 31 Desember 2019 13:15 WIB Mildan Abdalloh

Gedung Rektorat Telkom University. (Dok Tel-U)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung kesulitan menindaklanjuti kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi Telkom University.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Bandung Ipda Riskawati mengatakan, pada 19 Desember 2019 pihaknya menerima laporan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi Telkom University pada 30 November 2018.

"Korban melapor pada 19 Desember 2019. Dia datang bersama orang tua, paman, dan beberapa orang temannya," tutur Riskawati, Selasa (31/12/2019).

AYO BACA : Menelusuri Dugaan Pelecehan Mahasiswa Telkom University

Pihaknya belum mendapat keterangan terkait alasan korban baru melapor setelah kejadian dugaan pelecehan seksual berlalu selama setahun.

"Alasan baru melapor sekarang belum disampaikan. Mungkin karena ada tekanan psikologis, korban sulit untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Direncanakan, beberapa orang saksi yang disebut korban akan dimintai keterangan, termasuk terlapor.

AYO BACA : Mahasiswa Diduga Lakukan Pelecehan, Telkom University Didesak Tegas

Pihak kepolisian sendiri mengaku kesulitan untuk meminta keterangan kepada korban, mengingat setelah melakukan pelaporan, korban tidak bisa dihubungi.

"Kami kesulitan menghubungi korban," ujarnya.

Selain untuk meminta keterangan tambahan, polisi juga harus melakukan visum terhadap korban sebagai dasar melakukan peningkatan status laporan.

"Harus divisum dulu, juga diberi penanganan psikologis. Karena korban secara kasat mata ada rasa traumatis," katanya.

AYO BACA : Polisi Ungkap Kronologi Dugaan Pelecehan Mahasiswa Telkom University

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers