web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Warga Bogor Tewas Tersambar Petir Tanpa Luka Bakar, Ini Penjelasan BMKG

Jumat, 27 Desember 2019 09:53 WIB Husnul Khatimah

Logo BMKG.

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Stasiun Meteorologi Citeko Asep Firman Ilahi mengatakan dua warga Kecamatan Jasingga, Kabupaten Bogor yang tersambar petir, tewas akibat induksi listrik. 

"Kalau dilihat dari fisik korban tidak ada luka bakar, kemungkinan meninggal karena induksi listriknya," ujar Asep kepada Ayobogor.com, Jumat (27/12/2019).

AYO BACA : 5 Warga Bogor Tersambar Petir, 2 di Antaranya Tewas

Dia mengatakan, saung yang menjadi tempat korban berteduh diduga berdekatan dengan pohon yang menjadi perantara sambaran petir sehingga korban terjangkau sambaran petir. 

"Dalam radius 5 meter petir bisa menginduksi benda atau orang di sekitarnya," ungkap Asep.

AYO BACA : 7 Cara Aman Hindari Petir Saat Musim Hujan

Asep menjelaskan, petir biasanya terjadi di dasar awan. Namun loncatan listrik dapat mencapai benda atau pohon di tanah yang menjulang. 

"Akibat loncatan listrik menyebabkan masyarakat yang berteduh di saung terkena induksi listrik tegangan tinggi dari petir," katanya. 

Saat terjadi petir, menurut Asep, yang paling aman berlindung di dalam rumah atau bangunan yang mempunyai penangkal petir dan juga bangunan yang jauh dari pohon tinggi. 

"Petir biasanya menyambar pohon dengan bentuk pucuk lancip seperti kelapa dan palem, atau pohon dengan pucuk menjulang lainnya," kata Asep. 

AYO BACA : Pulang dari Sawah, Seorang Warga Bogor Tewas Tersambar Petir

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers