web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Resolusi Kesehatan di Tahun Tikus

Rabu, 25 Desember 2019 18:33 WIB Netizen Netizen

Ilustrasi tidur (Pixabay)

AYOBANDUNG.COM -- Gelinding roda waktu akan segera membawa kita memasuki tahun anyar, tahun 2020 -- tahun yang diyakini oleh sementara kalangan sebagai Tahun Tikus Logam.

Selain dijadikan ajang pesta kembang api, pepetasan dan terompet serta aneka hura-hura lainnya, datangnya tahun baru kerap dijadikan pula sebagai ajang untuk menetapkan sejumlah resolusi oleh banyak pihak.

Secara sederhana, resolusi dapat dimaknai sebagai tekad, niat serta keputusan untuk melakukan sesuatu.

Di antara sekian banyak resolusi yang bisa dibuat di saat kita memasuki tahun baru, salah satunya adalah resolusi yang terkait dengan sejumlah aspek kesehatan seperti berikut ini.

Berhenti merokok

Jika selama ini Anda begitu doyan merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol dan minuman bersoda, tahun baru bisa dijadikan titik awal untuk mulai berhenti mengonsumsi rokok, alkohol dan soda.

Kaitan antara tembakau, alkohol serta soda dengan berbagai gangguan penyakit cukup kentara. Banyak pakar medis sepakat, berhenti mengonsumsi rokok, alkohol dan soda akan jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan.

Disiplin dalam pola makan

Apa yang kita konsumsi sangat berpengaruh bagi kinerja tubuh kita. Pola makan yang baik dan berimbang merupakan salah satu kunci bagi tercapainya kesehatan tubuh.

Secara garis besar, makanan terbagi ke dalam dua kategori, baik dan buruk. Makanan baik di antaranya adalah yang mengandung banyak serat dan antioksidan, seperti buah dan sayur.

Adapun contoh makanan buruk adalah yang mengandung banyak garam, gula, bahan pengawet dan lemak jenuh.

Jalan dan bertemu banyak orang

Seringlah mematikan televisi, komputer maupun ponsel. Bersosialisasilah. Jangan memilih untuk lebih banyak "bertapa" di ruangan tertutup ber-AC.

Pergi keluar, berjalan-jalan ke alam bebas dan bertemu banyak orang akan jauh lebih baik bagi kesehatan.

Mengurangi stres

Hiruk pikuk kehidupan modern yang mendewakan pencapaian kebendaan (materialisme) berpeluang besar melahirkan stres.

Stres yang kronik memicu datangnya hipertensi, gangguan lambung, menurunnya kekebalan tubuh dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Karenanya, kita perlu mengurangi kadar stres. Untuk itu, luangkan waktu untuk rileks dengan cara menikmati hobi yang kita sukai bersama kawan atau keluarga. 

Menjaga kualitas tidur

Tidur yang berkualitas dan cukup berkontribusi bagi lahirnya kesehatan yang prima. Kurang tidur diyakini dapat memicu stres, depresi, menurunnya kekebalan tubuh dan kegemukan.

Para pakar kesehatan menyarankan, sebaiknya kita tidur tidak kurang dari tujuh jam setiap hari. Selain itu, tidur dalam keadaan gelap gulita jauh lebih menyehatkan ketimbang tidur dalam keadaan terang benderang.

Menurunkan berat badan

Menurunkan bobot tubuh bisa menjadi salah satu resolusi tahun baru. Bobot tubuh berlebih selain membebani persendian juga memberatkan kerja jantung.

Menurunkan bobot tubuh hingga ke porsi ideal adalah langkah bagus untuk kesehatan. Lakukan upaya realistik serta alami untuk bisa menurunkan bobot tubuh sekitar 3-4 kg per bulan, hingga akhirnya tercapai bobot tubuh yang benar-benar ideal.

Minum air bening

Air merupakan unsur esensial bagi tubuh kita. Minumlah sedikitnya delapan gelas air bening per hari.

Air yang kita minum berfungsi untuk mengatur temperatur tubuh, melumasi persendian, meningkatkan energi, melarutkan racun dan sejumlah virus dalam tubuh serta memasok fluoride untuk gigi.

Olahraga teratur

Resolusi lain yang bisa dibuat saat memasuki tahun anyar adalah melakukan olahraga teratur. Berbagai kajian menunjukkan, olahraga rutin bermanfaat dalam menjaga kinerja otot tubuh, melancarkan peredaran darah serta membuat diri kita merasa nyaman, baik fisik maupun mental.   

Runtin periksa

Runtinlah memeriksakan kesehatan Anda. Jadikan aktivitas ini sebagai bagian dari agenda utama Anda sepanjang tahun. Ingat, mencegah lebih afdol daripada mengobati.

Djoko Subinarto, blogger paruh waktu

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

artikel lainnya

dewanpers