web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Mahasiswa Unsika Meninggal di Dalam Gua, DPRD: Ini Duka bagi Kita Semua

Senin, 23 Desember 2019 14:33 WIB Dede Nurhasanudin

(kiri) Anggota DPRD Karawang Ahmad Syaikhu. (ayopurwakarta.com/Dede)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Tiga mahasiswa Universitas Singaperbangsa Kabupaten Karawang (UNSIKA) diketahui meninggal dunia saat melaksanakan kegiatan pengembaraan di Gua Lele berlokasi di Kampung Tanah Beurem Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Minggu (22/12/2019).

Ketiga korban meninggal dunia karena terjebak di dalam goa, sementara empat di antaranya dikabarkan selamat dan telah dievakuasi ke RSUD Karawang.

Anggota DPR RI Komisi V, Ahmad Syaikhu menanggapi insiden yang terjadi di Kabupaten Karawang tersebut.  Ahmad Syaikhu mengaku turut berduka cita.

"Tentu itu menjadi kabar duka bagi kita semua," ungkap dia di Purwakarta, Senin (23/12/2019).

Ahmad Syaikhu berencana melayad atau melihat kondisi korban, namun dia belum bisa memastikan karena harus menyelesaikan kunjungan di Purwakarta terlebih dahulu. "Kita lihat nanti, tapi diusahakan datang," ujar dia.

Selain itu dia menyoroti terkait perlengkapan alat-alat yang berada di Basarnas atau kebencanaan. Menurutnya alat kelengkapan penyelamatan sejauh ini dinilai masih kurang, hal itu menjadi pekerjaan rumah di Komisi V DPR RI mendorong pemerintah menambah alat yang belum tersedia.

Terutama alat-alat evakuasi peristiwa kecelakaan di laut yang memerlukan alat canggih untuk menditeksi fokus utama pencarian.

"Kejadian bencana di manapun termasuk yang di Karawang, usahakan Basarnas lengkapi saat bertugas dengan perlengkapan alat yang memadai. Sehingga, tak ada alasan tak bisa menembus lokasi kejadian, begitu juga ketika perisriwa terjadi di laut, alat harus siap," kata dia.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers