web analytics

Tersangka Perusak Alquran di Tasikmalaya Idap Gangguan Jiwa

clockJumat, 20 Desember 2019 15:41 WIB
Umum - Regional, Tersangka Perusak Alquran di Tasikmalaya Idap Gangguan Jiwa, Tersangka, Perusak, Alquran, Tasikmalaya, Idap, Gangguan, Jiwa,

Tersangka perusak Alquran di Tasikmalaya, ERN (33), dinyatakan mengidap gangguan jiwa. (Dok. Polres Tasikmalaya Kota)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM – Tersangka perusak Alquran di Tasikmalaya, ERN (33), dinyatakan mengidap gangguan jiwa. Hal itu berdasarkan pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan psikolog.

Saksi ahli yang didatangkan kepolisian, psikolog Endra Nawawi, mengatakan, timnya telah diminta untuk memeriksa kondisi psikologis tersangka. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendiagnosis kesehatan jiwa tersangka.

"Yang dapat kami simpulkan dari alat ukur dan riwayatnya, dia mengalami gangguan skizofrenia residual. Ini adalah pecahnya kepribadian yang tingkatnya masih rendah," kata dia di Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (20/12/2019).

Menurut Endra, ketika berkomunikasi dengan tersangka, terdapat beberapa bagian yang tidak sinkron. Dalam dua menit pertama, komunikasi dengan tersangka masih nyambung. Namun selanjutnya, tim psikolog tak lagi dapat menangkap inti percakapan dengan tersangka.

AYO BACA : Alquran Terjemahan Bahasa Sunda dan Palembang Resmi Diluncurkan

Dia menambahkan, ketika dilakukan tes tertulis, hasilnya juga menunjukan tersangka memgalami skizofrenia residual.

Kendati demikian, timnya masih akan menguji riwayat tersangka lebih dalam.

"Ini sudah lebih dari depresi. Skizofrenia ini adalah tingkatan yang paling tinggi dari gangguan kejiawaan. Tapi dia masih beberapa bagiam nyambung," kata dia.

Endra menjelaskan, gangguan skizofrenia menyebabkan tersangka mengalami kemunduran berpikir selama tiga atau empat tahun lalu.

AYO BACA : Polisi Tangkap Pelaku Penyobekan Alquran di Tasikmalaya

Saat ini, tersangka seolah hidup dalam masa lalu. Tersangka juga sudah tidak mengenal konsep waktu atau tidak lagi mengerti tanggal dan hari.

"Kita lihat terjadi kekacauan dalam berpikirnya," kata dia.

Kendati demikian, proses penyidikan atas kasus itu akan tetap dilanjutkan pihak kepolisian. Saat ini, tersangka ERN akan dikenakan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama. Tersangka diancam dengan hukuman penjara lima tahun.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto mengatakan, polisi akan terus dilaksanakan penyidikan sampai berkas perkara dapat memenuhi unsur tindak pidana dan diserahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya.

"Ini akan melengkapi bekras kami. Perkara akan tetap lanjutkan hingga proses peradilan," kata dia.

AYO BACA : FPI Kutuk Keras Penyobekan Alquran di Tasikmalaya

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:33 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Posko Logistik Darurat Kota Bogor menerima bantuan peti jenazah. Bantuan tersebut...

Umum - Regional, Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah, pemkot bogor,Peti jenazah,Peti jenazah covid-19,Pasien Isolasi Mandiri

Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:13 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bekerja sama dengan PT Drop Global Tech meluncurkan program mobil swab test (tes usap) ke...

Umum - Regional, Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling, Pemkot Depok,Mobil Swab Test Keliling,Mobil Swab Test Keliling Depok,Mobil Swab Test Keliling Pemkot Depok

Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:51 WIB

Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kodim 0619/Purwakarta menyasar vaksinasi untuk penyandang disabilitas.

Umum - Regional, Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid, Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19,vaksin covid-19 Purwakarta,Pemkab Purwakarta

Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:37 WIB

Antusias masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi. Namun hal ini tidak dibarengi dengan ke...

Umum - Regional, Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target, Vaksinasi Covid-19,vaksinasi covid-19 di tasik,Pemkab Tasikmalaya,Covid-19 di Tasikmalaya

Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:15 WIB

Seorang biduan dangdut bernama Maulidiasari (31) asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, melaporkan suami sirihnya ke...

Umum - Regional, Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami Sirih, KDRT di Tasik,Penyanyi dangdut kena KDRT,kriminal Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya

BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah S...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:47 WIB

Ridwan Kamil: BOR RS untuk pasien di Jabar Turun ke 75,16 Persen Stelah sempat Sentuh Angka 90,6 Persen

Umum - Regional,  BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah Sempat Sentuh Angka 90,6 Persen, Bed Occupancy Rate (BOR),BOR RS di Bandung Barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Wakil Presiden Maruf Amin,COVID-19

Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masi...

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 21:00 WIB

Rata-rata tingkat ketirisian kamar bagi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di Kabupaten Cianjur sudah mulai menurun.

Umum - Regional, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masih Tinggi, Tingkat keterisian,Rumah Sakit,Cianjur,RSUD Sayang

Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 20:25 WIB

Syarat warga yang terpapar harus isolasi mandiri, di antarnya tidak bergejala, gejala ringan, dan lingkungan rumah harus...

Umum - Regional, Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19, Isoman,Isolasi Mandiri,Satgas Covid-19,Terpapar Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up