web analytics
  

Tokopedia Akselerasi Pemerataan Ekonomi Daerah di Jabar

Kamis, 19 Desember 2019 18:52 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Tokopedia Akselerasi Pemerataan Ekonomi Daerah di Jabar, Tokopedia, Akselerasi, Pemerataan, Ekonomi, Daerah, Jabar,

Tokopedia akselerasi pemerataan ekonomi daerah di Jabar. (Istimewa)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, kontinu mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia.

Selama lebih dari 10 tahun, dampak pemerataan ekonomi digital tersebut bahkan sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Riset yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) di 2018-2019 membuktikan bahwa Tokopedia telah memberikan pengaruh besar untuk perekonomian Indonesia. Selama 2018 lalu, GMV (Gross Merchandise Value) Tokopedia telah berhasil menembus angka Rp73 triliun. Nilai ini diperkirakan naik menjadi Rp222 triliun pada 2019 atau setara dengan 1,5% perekonomian Indonesia.

Pengaruh Tokopedia juga dirasakan di hampir seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Jawa Barat. Pada tahun 2018, Tokopedia telah berhasil berkontribusi terhadap GDP Jawa Barat sebesar Rp11.365.674.000.000 dan diprediksi akan semakin meningkat di tahun ini menjadi Rp32.143.583.000.000.

Selain itu, Tokopedia turut berkontribusi terhadap total pendapatan rumah tangga Jawa Barat di 2018 yaitu sebesar Rp3.675.750.000.000 dan di 2019 diprediksi meningkat menjadi Rp10.391.221.000.000.

External Communications Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengungkapkan, “Kami berkomitmen menggerakkan perekonomian dalam negeri, maka Indonesia akan terus menjadi fokus utama Tokopedia. Kami selalu berusaha relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai inisiatif di tingkat lokal demi mempermudah seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Bandung, Jawa Barat, baik dalam menciptakan peluang maupun mencapai lebih. Di Jawa Barat, khususnya di Bandung, Tokopedia menghadirkan beberapa inisiatif lokal seperti Tokopedia Center, Mitra Tokopedia, dan Tokopedia Corner.” 

Tokopedia Center merupakan experience center yang menghadirkan pengalaman berbelanja secara O2O sekaligus berperan sebagai pusat edukasi digital yang membantu para pegiat UMKM mengembangkan usaha mereka bersama Tokopedia.

“Diharapkan Tokopedia Center dapat membantu masyarakat, untuk meningkatkan daya saing bisnis di pasar nasional, mengingat para pegiat UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60 persen terhadap perekonomian Indonesia,” ungkap Ekhel, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com.

Sejak diluncurkan pada September 2018, Tokopedia Center telah hadir di 106 titik di berbagai wilayah Indonesia yang dijadikan sebagai pusat edukasi bagi siapa pun yang ingin menciptakan peluang bersama Tokopedia.

Di Jawa Barat, Tokopedia Center hadir di berbagai wilayah termasuk Kota Bandung, Kota Kuningan, Kota Tasikmalaya, Desa Batulayang, Desa Palasari, Desa Rancasari, Desa Kedungwungu, Desa Sukanagara, Desa Bobojong, Desa Sukaraja, Desa Cijalingan, Desa Ujunggebang dan lainnya.

Inisiatif lokal lainnya adalah Mitra Tokopedia, yang kini telah berevolusi menjadi sebuah ekosistem untuk mempermudah pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenis lainnya, dalam mengembangkan bisnis melalui pemanfaatan teknologi. “Lewat Mitra Tokopedia, kami berharap warung-warung di Indonesia bisa menjadi ‘warung super’ dan ikut berkontribusi terhadap ekonomi digital di Indonesia, khususnya kali ini di Bandung, Jawa Barat,” ujar Ekhel.

Sementara itu, Tokopedia Corner dihadirkan sebagai bentuk kerja sama Tokopedia dengan berbagai universitas untuk membantu mahasiswa, dosen dan karyawan aktif menciptakan peluang lewat pemanfaatan teknologi, serta menikmati berbagai kemudahan seperti program gratis ongkos kirim, pengambilan barang dan lainnya. Saat ini, Tokopedia Corner wilayah Bandung hadir di Universitas Pendidikan Indonesia, Telkom University, Universitas Widyatama, Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Universitas Kristen Maranatha.

Ciptakan 172.348 Lapangan Kerja di Jawa Barat

Pengaruh Tokopedia terhadap perekonomian Indonesia juga tidak terlepas dari jumlah lapangan kerja yang berhasil diciptakan. Menurut riset LPEM FEB UI, selama 2018-2019, Tokopedia telah berhasil menciptakan 857 ribu lapangan kerja baru, dari penjual aktif Tokopedia yang berada di Aceh sampai Papua. Jumlah ini setara dengan 10,3% dari total lapangan pekerjaan baru untuk Indonesia pada tahun 2018. Sebanyak 309 ribu di antaranya bahkan menjadikan Tokopedia sebagai sumber penghasilan utama.

Persebaran lapangan kerja tersebut meliputi beberapa wilayah Indonesia, seperti DKI Jakarta (207.117 lapangan kerja), Jawa Barat (172.348 lapangan kerja), Jawa Timur (112.488 lapangan kerja), Sumatera Utara (21.746 lapangan kerja), Bali (25.699 lapangan kerja), Sulawesi Selatan (7.194 lapangan kerja), Nusa Tenggara Barat (3.001 lapangan kerja) dan sebagainya.

Konsisten Dorong Kreator Lokal

Bersama 7 juta masyarakat yang menjual lebih dari 200 juta jenis produk terdaftar dengan harga transparan, Tokopedia telah menjangkau 97 persen kecamatan di Indonesia. 86,5 persen di antara jutaan penjual ini adalah pebisnis baru; 38,6 persennya kreator lokal. Di wilayah Jawa Barat, jumlah penjual Tokopedia mengalami peningkatan sebanyak 93 persen dari tahun 2018 hingga 2019. Tingkat penjualan dari Jawa Barat ke provinsi lain mencapai 53 persen.

Tokopedia, lewat berbagai inisiatif, senantiasa berupaya membantu kreator lokal untuk mendapat panggung lebih luas dan menjadi merek masa depan Indonesia, salah satunya Marissa Haryati, pemilik Ini Kreasi (tokopedia.com/inikreasi), yang menjual berbagai kreasi magnet kulkas, gantungan kunci, dan anting-anting berbentuk miniatur produk-produk kemasan.

“Perkembangan teknologi mempermudah kehidupan masyarakat, termasuk kami sebagai pegiat UMKM di Bandung, untuk dapat menciptakan peluang melalui platform teknologi seperti Tokopedia. Kini, usaha saya dapat menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke cukup melalui genggaman tangan,” ungkap Marissa.

Lewat Tokopedia, Marissa telah menjual lebih dari 8.000 produk dan juga telah berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru, salah satunya bagi pengrajin lokal. Sejak memulai usahanya, kini Marissa telah mempekerjakan 33 orang. Selain itu, Marissa bisa meraih omzet penjualan mencapai lebih dari 100 juta rupiah per bulan.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers