web analytics
  

Ngeri! Ular Sekarang Masuk Pemukiman Warga di Cimahi

Selasa, 17 Desember 2019 22:06 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Ngeri! Ular Sekarang Masuk Pemukiman Warga di Cimahi, Ular, Ular di Cimahi, Ular Masuk Permukiman Warga,

Petugas Damkar Kota Cimahi melakukan evakuasi ular di pemukiman warga. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Fenomena kemunculan ular di pemukiman warga juga terjadi di Kota Cimahi, petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi setidaknya menerima laporan kemunculan ular masuk pemukiman satu kali dalam seminggu.

Komandan Regu I Damkar Kota Cimahi Indrahadi, mengatakan, sebetulnya penemuan ular masuk pemukiman marak terjadi namun tidak semua warga meminta bantuan damkar.

"Kemarin Minggu ada satu kasus. Di lapangan potensi jumlahnya bisa lebih banyak tapi tidak dilaporkan masyarakat dan ditangani sendiri," ujarnya, Selasa (17/12/2019).

AYO BACA : IDI: Serum Antibisa Ular Harus Tersedia di Puskesmas

Pada Minggu 15 Desember 2019, kata dia, Damkar Kota Cimahi mengamankan ular air bernama latin Enhydris plumbea memiliki panjang 50 cm di kediaman Gatmi Jalan KH Usman Dhomiri No. 206 RT 04 RW 17 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah.

Pekan sebelumnya, ditemukan ular sanca batik di rumah warga di Gang M. Arjo RT 5 RW 3 Kecamatan Cimahi Tengah. Ular ditemukan warga masuk ke sela-sela perabotan rumah.

Menurut Indra, alasan ular banyak keluar di musim hujan karena mencari makan dan bertelur. Jika dulu tikus sebagai sumber makanan hidup di persawahan dan kebun kini sumber makanan ular terdapat di rumah warga.

AYO BACA : Bocah 8 Tahun di Depok Digigit Anak Ular Kobra, Begini Kondisinya

"Sekarang tikus terdapat banyak di pemukiman, jadi naluri ular ya mencari sumber makanan," katanya.

Disamping itu, kata Indrahadi, pada musim kemarau ular biasanya tinggal di selokan atau gorong-gorong yang jauh dari jangkauan manusia. Namun pada musim penghujan selokan penuh air dan memaksa ular keluar mencari perlindungan.

Jika menemukan ular di pemukiman, warga disarankan untuk tidak membunuhnya jika tidak mengancam dan berhati-hati dengan gigitannya.

"Kalau ditangani Damkar Kota Cimahi setelah ditangkap akan kami kembalikan ke habitatnya. Kalau coraknya bagus, kami serahkan ke komunitas pecinta reptil untuk dipelihara menjadi sarana edukasi," jelasnya.

Dia mengimbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan memeriksa setiap sudut rumah agar tidak dijadikan tempat bersarang ular. 

"Agar ular tidak tidak masuk ke rumah, kebersihan menjadi hal yang utama. Semisal rumput atau sampah dibersihkan dari halaman dikarenakan ular suka dan senang diam di tempat tempat lembab," ucapnya.

AYO BACA : Kurator Bandung Zoo: Kobra Muncul di Permukiman Termasuk Langka dan Anomali

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers