web analytics
  

Kurator Bandung Zoo: Kobra Muncul di Permukiman Termasuk Langka dan Anomali

Selasa, 17 Desember 2019 13:20 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Kurator Bandung Zoo: Kobra Muncul di Permukiman Termasuk Langka dan Anomali, teror ular kobra, bandung zoo, kobra di permukiman, ular kobra jawa

Petugas memperlihatkan ular King Cobra di Bandung Zoo, Selasa (17/12/2019). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Belakangan ini, peristiwa anak kobra masuk ke pemukiman di sejumlah wilayah di Jabodetabek menghebohkan warga. Ular tersebut ditemukan di berbagai tempat tak terkecuali tempat tidur.

Kurator Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Panji Ahmad Fauzan mengatakan, hal tersebut terhitung sebagai kejadian langka dan anomali. Pasalnya, pertumbuhan populasi ular, termasuk kobra, terbilang lambat.

"Harus dilihat beberapa tahun ke belakang, outbreak kobra ini termasuk anomali, karena kalau dilihat dari siklus kehidupannya termasuk lambat berbeda dengan serangga," ungkapnya ketika ditemui di Bandung Zoo, Selasa (17/12/2019).

AYO BACA : Ahli Reptil Ungkap Penyebab Fenomena Teror Kobra

Dia mengatakan, masuknya kobra ke pemukiman bisa disebabkan oleh area pemukiman tersebut yang berbatasan dengan habitat ular. Ataupun rumah yang dimasuki ular sebelumnya merupakan habitat alami ular.

"Ular suka daerah lembab, hangat dan tidak terjamah. Ruangan yang jarang tersentuh atau bidang tanah yang dibiarkan sehingga tumbuh semak-semak adalah habitat yang cocok untuk ular," ungkapnya.

Apalagi, dia mengatakan, saat ini adalah awal musim hujan yang merupakan musim anak ular menetas. Anak ular yang baru menetas biasanya akan lebih 'agresif' dalam mencari mangsa karena kebutuhan makannya yang lebih banyak dari induk ular.

AYO BACA : Hati-hati, Musim Hujan adalah Saat Ular Bereproduksi

"Ular juga bisa bergerak lewat saluran air asalkan lembab," ungkapnya.

Sehingga, tak hanya di rumah yang lembab dan jarang ditempati. Ular pun memiliki kemungkinan untuk muncul di hotel atau apartemen selama tidak ada katup yang membatasi saluran air/selokan dengan kamar mandi.

"Sebisa mungkin tutup celah-celah air terutama kalau pembuangannya langsung ke selokan," ungkapnya.

Ular pun disebut akan berupaya membaui mangsanya mulai dari burung hingga tikus sehingga rumah yang didiami binatang mangsaan ular agar lebih diperhatikan.

AYO BACA : Anak Ular Kobra Kini Teror Warga Tasikmalaya

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers