web analytics
  

Tahun Depan, Redmi Bakal Dibekali RAM LPDDR5

Kamis, 12 Desember 2019 14:19 WIB

Ilustrasi RAM LPDDR5 milik Samsung. (Gizmochina)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Petinggi Redmi menyatakan ponselnya akan dibekali RAM LPDDR5 pada tahun depan.

Hal itu dikatakan usai peluncuran Redmi K30 series yang diadakan pada 10 Desember 2019.

Cukup menarik, pernyataan petinggi perusahaan mengindikasikan kuat bahwa flagship Redmi akan dibekali RAM LPDDR5.

General Manager Redmi, Lu Weibing, menyatakan bahwa kita harus menunggu hingga kuartal pertama tahun 2020 untuk menantikan kehadiran RAM LPDDR5.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa memori LPDDR4X generasi sekarang tidak layak lagi di era 5g.

Pernyataan tersebut mengindikasikan kuat bahwa Redmi K30 versi 5g akan datang dengan RAM LPDDR5.

Sebagai referensi, Redmi K30 dan Redmi K30 5g sudah dikenalkan pada 10 Desember 2019.

Namun perusahaan belum menjelaskan tipe RAM dari Redmi K30 5g pada saat peluncurannya.

Redmi K30 5g diharapkan akan meluncur dan tersedia secara komersial pada kuartal pertama tahun 2020.

Bertepatan waktunya, Redmi K30 5g bisa menjadi smartphone flagship yang dimaksudkan oleh petinggi Redmi itu.

Redmi K30 versi 4G diumumkan dengan memori dual-channel LPDDR4X 1866 MHz 6GB/8GB.

Perangkat juga membawa memori internal UFS 2.1 64 GB/ 128 GB/ 256 GB.

Dikutip dari Gizmochina, Galaxy Note 10, diharapkan datang menjadi smartphone pertama yang mengusung RAM LPDDR5 namun pada kenyataannya itu tak terjadi.

Pada Juli 2019, laporan dari manajemen rantai pasok menyebutkan bahwa Samsung Galaxy S11 yang akan menggunakan RAM LPDDR5.

RAM 12 GB LPDDR5 12 gigabit terbaru Samsung akan dioptimalkan untuk fitur AI dan smartphone 5g di masa depan.

Dalam sebuah tabel yang diperlihatkan oleh Samsung, RAM terbaru perusahaan memiliki kecepatan data 5.500 Mb/s.

Jika Redmi K30 5g atau flagship lain dari Redmi benar-benar membawa RAM LPDDR5, maka smartphone tersebut akan bersaing dengan Samsung Galaxy S11 di sektor RAM-nya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers