web analytics
  

Soal Rumah untuk Milenial, Tekad Kementerian PUPR Belum Bulat?

Rabu, 11 Desember 2019 14:51 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Suasana pembangunan di salah satu perumahan di Kabupaten Bandung Barat, Senin (21/10/2019). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengakui belum membulatkan tekad untuk serius menggarap rumah bagi milenial.

Menurut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Rabu (11/12/2019), pemerintah masih menggodok skema penyediaan rumah bagi 80 juta kalangan milenial di Tanah Air.

“Belum ada kebulatan tekad untuk kita menyiapkan rumah. Masih digodok, tapi intinya milenial sekarang itu saya kira bisa juga kalau mau mengambil rumah-rumah subsidi. (Milenial) pemula masih bisa masuk,” katanya.

AYO BACA : Rumah Rancangan Soekarno Ini Kerap Dikunjungi Megawati Saat Kuliah

Jika tidak mengambil rumah-rumah subsidi, yang rata-rata lokasinya berada di pinggiran Jakarta, Khalawi menyebut bisa saja nantinya pemerintah menyiapkan hunian vertikal dengan sewa yang murah di kawasan pusat ibukota.

“Mungkin seperti kos-kosan, (rumah) singgah, di pusat, karena milenial kan enggak mau di pinggiran (kota). Mungkin itu bisa kita konsepkan, rumah vertikal yang ringan sewanya,” katanya.

Meski belum ada rencana rinci, Khalawi mengatakan, nantinya pemerintah mendorong klasterisasi dalam penyediaan rumah bagi para milenial.

AYO BACA : [Lipkhas] Berkunjung ke Rumah Antik Juragan Teh Malabar

Khusus untuk milenial yang baru bekerja, mereka akan diarahkan ke hunian sewa. Pemerintah akan mendorong pembangunan hunian vertikal dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Mungkin tanahnya dari negara, nanti kita minta swasta bangun. Sarana dan akses kita bantu jadi nanti disewa arau rusunawa,” katanya.

Sementara itu, untuk kelompok kedua, yakni kelompok milenial yang lebih senior dengan gaji yang lebih tinggi nantinya diarahkan untuk mengambil rumah subsidi.

“Tapi milenial kalau gajinya cukup kan bisa beli apartemen,” katanya.

AYO BACA : Teror Kobra Resahkan Warga di Perumahan Bojonggede Bogor

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers