web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ganti Pemimpin, Masalah Bandung Masih Sama

Selasa, 10 Desember 2019 16:10 WIB Mildan Abdalloh

Bedah buku Bandung Kala Itu Selintas Kalar 1970-1990 yang digelar oleh Post LPIK sebagai rangkaian Festival Buku Bandung Timur di Teras Sunda, Selasa (11/12/2019). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

PANYILEUKAN, AYOBANDUNG.COM -- Buku Bandung Kala Itu Selintas Kalar 1970-1990 menjadi cambuk bagi pemimpin di Kota Kembang. Sejumlah masalah dasar yang belum terselesaikan selama puluhan tahun diungkap dalam buku tersebut.

Indra Prayana, penulis buku Bandung Kala Itu Selintas Kalar 1970-1990 menyebutkan karya yang baru dirilis tersebut merupakan catatan sejarah yang dimuat sejumlah media massa berkaitan dengan pelbagai masalah di Kota Kembang.

AYO BACA : Penurunan Tanah di Bandung Tercepat Sedunia

"Bandung Kala Itu Selintas Kalar 1970-1990 merupakan cermin Kota Bandung dari liputan pers yang ditayangkan pada masa tersebut," tutur Indra dalam bedah buku tersebut yang digelar oleh Post LPIK sebagai rangkaian Festival Buku Bandung Timur di Teras Sunda, Selasa (11/12/2019).

Sejak 1970-an, dari catatan pemberitaan, masalah Bandung masih sama dengan saat ini.

AYO BACA : [Lipkhas] Penurunan Tanah di Bandung Raya Terjadi Sejak 1980-an

Salah satu contohnya masalah krisis air bersih yang terjadi di beberapa wilayah Kota Bandung. "Wilayah Antapani, Cingised, Cibodas, dan sejumlah daerah lainnya masih kekurangan air bersih. Itu masalah telah ada sejak dulu dan sampai sekarang belum ada perbaikan," ujarnya.

Pun dengan penataan kota yang masih tetap tidak terbenahi hingga kini.

Padahal Bandung terus berganti pemimpin, termasuk perubahan wilayah. "Yang jadi pertanyaan kita semua, setiap ganti wali kota, ganti pemimpin, ganti kebijakan, tapi sumber masalah tetap ada dan itu-itu saja," katanya.

"Buku ini menjadi harapan perbaikan Bandung sekarang. Hal terkait periode dulu masih aktual, update, dan ada sampai sekarang. Jadi buku ini menjadi cermin perbaikan Bandung," ungkapnya.

Dengan bercermin pada masalah Bandung masa lampau, diharapkan ada perbaikan nyata dari semua pihak. Dengan begitu, masalah serupa tidak lagi dirasakan oleh anak cucu.

AYO BACA : [Lipkhas] Ahli ITB: Hentikan Penurunan Tanah dengan Setop Eksploitasi Air Tanah

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers