web analytics
  

Dihakimi Warga, Pelaku Curanmor di Bekasi Tewas

Selasa, 10 Desember 2019 13:04 WIB M. Naufal Hafizh
Umum - Regional, Dihakimi Warga, Pelaku Curanmor di Bekasi Tewas, Dihakimi Warga, Pelaku, Curanmor, Bekasi, Tewas,

[Ilustrasi] Curanmor di Bekasi. (Pixabay)

CIKARANG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor tewas setelah dihakimi warga karena aksinya terpergok pemiliknya.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut tewas di samping SPBU Mareleng, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Senin (9/12/2019) petang.

Peristiwa itu bermula ketika korban Amat (24) sedang rileks di warung kopi, seketika mendengar suara sepeda motornya jenis Honda CBR dengan Nomor Polisi B-4686-FFO berbunyi. Penasaran dengan suara itu korban lantas keluar untuk memastikan kendaraannya baik-baik saja. Namun rupanya sepeda motor korban berhasil dibawa kabur pelaku.

AYO BACA : Begini Cara Mencegah Motor Dicuri Penjahat

Tak mau tinggal diam, korban mengejar pelaku dengan cara berlari dari depan SPBU Mareleng ke arah Cikarang. Kebetulan tidak jauh dari lokasi, situasi lalu lintas padat sehingga korban dengan mudah mendapatkan pelaku.

"Pelaku ditendang oleh korban sampai jatuh, korban juga meminta pertolongan pengendara lain dan warga sekitar untuk mengamankan pelaku," kata Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, AKP Sunardi, Selasa (10/12/2019).

Sunardi menjelaskan, akibat kesal dengan ulah pelaku, korban dengan massa lain naik pitam. Mereka pun menghajar pelaku dengan sejumlah bogem mentah atau tangan kosong. Aksi massa itu sempat terhenti setelah anggota yang sedang melakukan observasi datang ke lokasi kejadian namun kondisi pelaku sudah babak belur.

AYO BACA : Curanmor Marak, Ini Anjuran Polisi Bagi Pemilik Motor

"Pelaku luka pada bagian kepala robek dan dagu serta wajah lebam. Selanjutnya pelaku di bawa ke RSUD Kabupaten Karawang namun dalam perjalanan pelaku meninggal dunia," katanya.

Dari kejadian itu, korban Amat harus berurusan dengan petugas kepolisian. Korban dimintai keterangan lebih jauh perihal aksi main hakim hingga menyebabkan pelaku tewas.

"Korban (Amat) diperiksa karena melakukan penganiayaan terhadap pelaku, yang diduga dapat sebagai akibat meninggalnya pelaku," ungkapnya.

Sementara itu, jasad pelaku telah dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk kepentingan autopsi, sekaligus mengecek DNA pelaku, dan mengambil sidik jari untuk mengetahui identitasnya.

"Saat ini petugas masih melakukan lidik untuk mencari tahu identitas pelaku," kata Sunardi.

AYO BACA : Warga Cimahi dan KBB Resah, Curanmor Kembali Marak

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Warga Purwakarta Berburu Baju Lebaran, Lalu Lintas Pasar Jumat Langsun...

Regional Senin, 10 Mei 2021 | 12:25 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman (Pasar Jumat) Kabupaten Purwakarta meningkat lebih ramai dibandingkan hari-ha...

Umum - Regional, Warga Purwakarta Berburu Baju Lebaran, Lalu Lintas Pasar Jumat Langsung Padat, Warga Purwakarta,Baju Lebaran,Pasar Jumat,Larangan Mudik,Pandemi Covid-19

Pos Penyekatan Bekasi-Karawang Jebol, Polisi: Situasi Tidak Bisa Dihin...

Regional Senin, 10 Mei 2021 | 12:11 WIB

 Ratusan pemudik didominasi kendaraan sepeda motor menerobos masuk pos penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin.

Umum - Regional, Pos Penyekatan Bekasi-Karawang Jebol, Polisi: Situasi Tidak Bisa Dihindari, Pos Penyekatan Bekasi-Karawang Jebol,Larangan Mudik,pemudik,perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang

Jalur Utama Karawang Jadi Favorit Travel Gelap, 138 Mobil Terjaring

Regional Senin, 10 Mei 2021 | 12:03 WIB

Meski Pemerintah telah menerbitkan Larangan Mudik 2021, masih ada pihak yang nekat melakukan perjalanan jauh. Salah satu...

Umum - Regional, Jalur Utama Karawang Jadi Favorit Travel Gelap, 138 Mobil Terjaring, jalur mudik karawang,jalur utama karawang,travel gelap,Travel Gelap Mudik,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Di Pos Gentong, Pemudik Bersepeda Motor Paling Banyak Diputarbalikkan

Regional Senin, 10 Mei 2021 | 11:44 WIB

Berdasarkan data dari Bagian Operasional (BagOps) Polres Tasikmalaya Kota, jumlah kendaraan yang diputarbalikkan sebanya...

Umum - Regional, Di Pos Gentong, Pemudik Bersepeda Motor Paling Banyak Diputarbalikkan, Pemudik,Sepeda Motor,Larangan Mudik,Diputarbalikkan,Pos Gentong,Kabupaten Tasikmalaya

Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 21:00 WIB

Penyekatan di sepanjang Jalan Mangunsarkoro sebagai pusat pertokoan utama di Kabupaten Cianjur, ternyata cukup efektif u...

Umum - Regional, Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan, Penyekatan di Cianjur,Cianjur,Belanja Lebaran,belanja lebaran di cianjur

Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:45 WIB

Menyambut libur lebaran 1442 Hijriah, objek wisata Gunung Galunggung terus berbenah. Salah satu fokus yang dipersiapkan...

Umum - Regional, Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran, Gunung Galunggung,Wisata Gunung Galunggung,Kaki gunung Galunggung,gunung galunggung dibuka,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

artikel terkait

dewanpers