web analytics
  

Wisatawan ke Bandung Menurun, Oded Sebut Bandara Husein Seperti 'Makam'

Senin, 9 Desember 2019 08:18 WIB Fira Nursyabani

Wali Kota Bandung Oded M. Danial. (Dok. Humas Setda Kota Bandung)

REGOL, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Oded M Danial berharap pemerintah pusat bisa meninjau kembali kebijakan operasional Bandara Husein sastranegara, Kota Bandung. Pasalnya, sejak sejumlah penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, jumlah wisatawan ke Kota Bandung mengalami penurunan. 

"Tahun lalu, sekitar 7,5 juta wisatawan masuk ke Kota Bandung. Tetap sejak penerbangan dipindahkan ke Kertajati, sekarang (wisatawan) menurun," ujar Oded di Pendopo Kota Bandung, Minggu (8/12/2019).

 Oded mengakui, Bandara Husein saat ini seperti "makam". Menurutnya, bandara tersebut sudah tidak lagi seramai saat sebelum BIJB Kertajati beroperasi.

"Beberapa waktu lalu, saya turun di Husein , sepi banget. Serasa di makam," ungkapnya.

Ia pun sempat berbicara dengan Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Husein. Pihak pengelola juga berharap, Bandara Husein tetap bisa beroperasi seperti dahulu.

Selain pengelola bandara, Oded juga mengaku telah memperoleh masukan dari stakeholder pariwisata. Salah satunya, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Para pengusaha juga sangat merasakan dampak pengalihan penerbangan ke BIJB Kertajati.

 Oded menegaskan, Pemkot Bandung sebenarnya terus berusaha meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Berbagai program dan kegiatan telah dirancang agar menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. 

Kendati demikian, Oded menerangkan, kunjungan wisatawan tergantung berbagai aspek. Salah satunya aksesiblitas. 

 "Kalau akses ke Bandung terbuka, maka jumlah kunjungan wisatawan pun akan tinggi," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers