web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Berkebun Bisa Cegah Risiko Kanker Prostat

Minggu, 8 Desember 2019 13:14 WIB Ananda Muhammad Firdaus

ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Berkebun sebagai aktivitas ringan rupanya dapat membawa efek perlindungan jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya untuk risiko kanker prostat.

Dilansir Himedik, Minggu (8/12/2019), dalam studi terbesar dari jenisnya, para peneliti Universitas Bristol menganalisis data pada 140.000 pria. Studi ini, yang didanai oleh World Cancer Research Fund (WCRF) dan Cancer Research UK, diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology.

AYO BACA : Virus Hog Cholera Buat Puluhan Ribu Babi di Sumut Mati

Para ilmuwan menemukan orang dengan gen yang dikaitkan aktivitas fisik lebih besar memiliki risiko 51% lebih rendah terkena kanker prostat.

Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan, seperti berkebun atau berjalan, dapat mengurangi peluang seseorang terkena penyakit ini.

AYO BACA : Migrasi Televisi Digital Sudah Siap, Tinggal Political Will

Para ahli mengatakan jenis studi genetik ini, yang dikenal sebagai pengacakan Mendel, adalah metode penghitungan risiko yang jauh lebih andal.

Peneliti utama dr. Sarah Lewis mengatakan dia terkejut dengan dampak aktivitas sehari-hari pada risiko kanker prostat.

"Pesan yang dapat diambil adalah bahwa jika Anda ingin mengurangi risiko kanker prostat Anda, jadilah lebih aktif. Temuan kami menunjukkan bahwa semakin aktif Anda, semakin baik," ujar Lewis.

"Tidak harus menjadi kegiatan yang giat atau bermain olahraga tim, Anda hanya perlu bergerak. Bisa jadi hal-hal seperti berkebun, berjalan atau aktivitas lain yang dapat Anda lakukan dalam rutinitas harian Anda," lanjutnya.

AYO BACA : Tips Memanfaatkan Hari Libur Lebih Produktif

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers