web analytics
  

Jokowi Akan Tagih Kasus Teror Novel ke Kapolri Idham Hari Senin

Jumat, 6 Desember 2019 17:56 WIB
Umum - Nasional, Jokowi Akan Tagih Kasus Teror Novel ke Kapolri Idham Hari Senin, Jokowi, Tagih, Kasus, Teror, Novel Baswedan, Kapolri, Idham Azis, Senin,

Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberikan keterangan pers setelah diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6/2019). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Jokowi akan memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis, Senin (9/12/2019) pekan depan untuk menagih soal penyelesaian kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin akan saya undang Kapolri," ujar Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

Jokowi juga tak memberikan pernyataan terkait tenggat waktu untuk Kapolri Idham agar mampu mengungkap kasus teror terhadap Novel, yang jatuh tempo pada awal Desember ini.

"Saya yakin, insyaallah ketemu (pelakunya)," kata dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis enggan berkomentar saat ditanya soal perkembangan kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Dia terburu-buru meninggalkan awak media seusai menghadiri acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Jokowi sebelumnya memberikan target awal Desember 2019 kepada Idham untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman menolak berkomentar saat ditanya soal kasus penyerangan terhadap Novel.

Fadjroel meminta awak media menanyakan langsung kepada Idham.

"Iya makanya langsung saja bicara dengan pak Idham. semuanya ada di beliau. Tanya saja pada pak Idham," ucap Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Fadjroel mengatakan, Idham belum melaporkan kepada Jokowi soal kemajuan penanganan kasus Novel. Karena itu, dia kembali meminta awak media untuk menanyakan kepada Idham.

"Belum ada sih, belum ada sih. makanya tanyakan saja ke Pak Idham, apakah ada rencana melaporkan, atau apa. Tanya saja ke Pak Idham seperti apa rencananya ya," kata dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers