web analytics
  

Hakordia 2019, Sri Mulyani Sampaikan Ini ke Jajaran Kemenkeu

Rabu, 4 Desember 2019 23:26 WIB Dadi Haryadi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Keuangan RI menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Dalam perayaan tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kembali jajarannya untuk menjaga integritas. "Korupsi adalah musuh yang nyata. Tantangan yang bisa menghancurkan negara. Kita tidak perlu musuh dari luar. Musuh dari dalam diri kita sendiri justru yang biasanya paling bisa meruntuhkan bangsa," ujar Sri Mulyani saat membuka acara.

Oleh karena itu, Sri meminta Tim Kepatuhan Internal untuk terus diperkuat agar semakin efektif menghapus perilaku koruptif di lingkungan Kemenkeu. "Kejahatan korupsi belasan tahun lalu sempat menjadi sangat sistemik dalam birokrasi Pemerintah Indonesia. Syukurlah, reformasi birokrasi di Kemenkeu sekitar 15 tahun lalu berhasil mampu memperbaiki kondisi ini," tutur Sri.

AYO BACA : Alasan Sri Mulyani Batalkan Lelang SBN

Ia meminta agar unit-unit vertikal di Kemenkeu yang telah memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tidak cepat merasa puas. Sebab, katanya, predikat tersebut tidak menjamin unit-unit vertikal tersebut  benar-benar sudah bersih dari korupsi.

"Pesan saya, hati-hati. Meskipun sudah meraih WBK-WBBM, itu tidak menjamin ke depan sudah bersih dari korupsi. Memperoleh predikat WBK-WBBM itu berarti beban moral Anda semua menjadi lebih besar. Jangan sampai ada yang sudah berpredikat WBK-WBBM tapi lalu ditangkap," imbuhnya.

Meski begitu, mantan Direktur Bank Dunia itu pun mendorong agar unit-unit lain untuk mendapat predikat WBK-WBBM. Dia menyebut, masih banyak unit vertikal yang belum mendapatkan predikat WBK-WBBM. Ditjen Pajak misalnya, baru ada 87 unit vertikal yang memperoleh predikat WBK dan 19 unit vertikal mendapat predikat WBBM. Sementara, ada lebih dari 400 unit vertikal di lingkungan Kemenkeu.

AYO BACA : Sri Mulyani Bakal Perketat Transfer Dana Desa

Lebih lanjut, Sri menjelaskan, dirinya mengaku senang dengan kehadiran generasi millenial di institusi bendahara Negara itu. Menurutnya, generasi millenial sekarang sangat kritis dan berani menolak perilaku koruptif. Ia berharap, para millenial itu bisa mengampanyekan sikap antikorupsi itu. "Kita harus yakin, dari seluruh pegawai, 60% pegawai Kemenkeu itu generasi milenial. Generasi millenial bisa mengampanyekan semangat antikorupsi," ujar Sri Mulyani.

Menkeu menambahkan, generasi milenial akan menjadi harapan dan tumpuan bangsa ini. Generasi milenial yang ada hari ini akan tumbuh dan berkembang menjadi calon-calon pemimpin bangsa di masa depan. "Mereka merupakan perwujudan semangat antikorupsi saat ini dan di masa depan. Biarkan generasi ini berkreasi dan berjuang dengan cara mereka sendiri, selama itu untuk kepentingan bersama," pungkas Sri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, selaku tuan rumah acara peringatan tersebut menambahkan, Hakordia diperingati oleh Kemenkeu setiap tahunnya dalam rangka membangun komitmen dan membangkitkan semangat antikorupsi dan nilai integritas di dalam lingkungan Kemenkeu. 

"Supaya kita sesama pegawai Kemenkeu semua saling mengingatkan untuk mencegah dan menghindari perilaku korupsi," tegas Suryo.

Kegiatan yang bertajuk "Tanpa Korupsi, Kemenkeu Kuat Indonesia Maju" ini, selain menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, hadir pula jurnalis senior Najwa Shihab, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sumiyati, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto.

Acara diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada kantor yang menyandang gelar Zona Integritas (ZI) - Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta pengumuman pemenang lomba Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Dalam kesempatan ini, ILM Kanwil DJP Jawa Barat I yang berjudul "Laporkan Dengan Bijak" meraih penghargaan sebagai ILM terfavorit.

AYO BACA : Menkeu Sri Mulyani Lantik Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers