web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Persib Keok di Kandang, Supardi: Kata Maaf Tak cukup

Rabu, 4 Desember 2019 09:52 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Kapten Tim Persib Bandung Supardi Nasir dalam konferensi pers usai kalah dari Persela Lamongan, 0-2, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (3/12/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung keok di kandang sendiri dari Persela Lamongan di laga pekan ke-30 Liga 1 2019. Karena itu, Kapten Persib Supardi mengaku kata maaf tak cukup.

Dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (3/12/2019) malam, Maung Bandung tak berkutik dari tekanan Persela hingga laga usai dengan skor 0-2 untuk Persela.

Keterpurukan skuat Maung Bandung semakin menyakitkan karena satu dari dua gol tercipta dari gol bunuh diri Achmad Jufriyanto (56). Padahal, di menit 65, tim lawan hanya bermain dengan komposisi 10 pemain.

Atas kekalahan ini, kapten Persib Supardi Nasir mengatakan, hasil yang didapat begitu mengecewakan seluruh anggota tim. Persib kembali terjerumus dalam dua kekalahan beruntun yang disusul dua gol bunuh diri di dua laga tersebut.

"Hasil yang tidak kita harapkan, kita sangat kecewa, pemain semua kecewa. Kata maaf mungkin untuk semua tidak cukup, tetapi yakinlah tim ini akan bangkit," ungkap Supardi usai laga.

Supardi mengakatan, sedianya Persib dalam kondisi tertekan saat ini. Namun, dia enggan membuat kondisi tim kian terpuruk. Dirinya hanya berharap seluruh pihak, khususnya bobotoh, selalu memberikan dukungan kepada Pangeran Biru.

"Kita mungkin dalam keadaan sedikit tertekan saat ini, tetapi kita butuh support semua. Doakan, doakan kita semua, itu yang kita butuhkan sekarang," ujarnya.

Imbas kekalahan menyakitkan ini, Supardi mengaku timnya siap menanggung risiko. Termasuk cacian dan hinaan dari pendukung. Namun, Supardi berharap kritikan yang datang masih di batas kewajaran. 

"Cacian dan hinaan yang akan kita terima ya kita kan terima. Enggak ada masalah bagi kita, selama itu masih di batas kewajaran, semua kritik akan kita terima, tapi jangan sampai hal-hal yang di luar batas yang membuat pemain tidak nyaman," katanya.

Karena itu, untuk menatap sisa laga di kompetisi ini, kapten bernomor punggung 22 itu hanya berharap semua pihak memberikan dukungan dan doa untuk timnya.

Supardi menegaskan, dukungan tersebut bisa menjadi motivasi para pemain bangkit dari keterpurukan.

"Doain tim ini siapa pemainnya, siapapun pelatihnya, siapapun yang ada di tim ini doain, support," ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers