web analytics
  

Tantangan Yura Yunita Terjemahkan Lagu ke Bahasa Isyarat

Senin, 2 Desember 2019 21:54 WIB Dadi Haryadi
Umum - Artis, Tantangan Yura Yunita Terjemahkan Lagu ke Bahasa Isyarat, Yura Yunita, Lagu, Bahasa Isyarat,

Penyanyi solo Yura Yunita. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penyanyi solo Yura Yunita mengaku sempat menghadapi beberapa tantangan ketika menerjemahkan lagunya seperti Merakit ke bentuk bahasa isyarat agar dapat lebih inklusif untuk dinikmati tunarungu.

Yura menilai, bahasa isyarat untuk kehidupan sehari-hari dan untuk lirik yang lebih puitis memiliki pendekatan yang berbeda.

AYO BACA : Pesan Yura Yunita di Balik Lagu Kataji Miliknya

Bahasa isyarat sehari-hari dan untuk mengekspresikan ke bentuk lagu itu beda banget, kata Yura usai konferensi pers Merakit Ruang Kolaborasi di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Misalnya ada lirik 'ketika ku terjatuh', itu bukan terjatuh dalam arti harafiah tapi terjatuh dalam hidup, maknanya berbeda, pendekatannya menggunakan isyarat sastra, ujarnya melanjutkan.

AYO BACA : Ritual Yura Yunita Sebelum Manggung

Lebih lanjut, penyanyi solo wanita terbaik AMI Awards 2018 itu mengatakan bahwa menemukan persamaan atas interpretasi makna dari lirik lagu bersama praktisi tunarungu Galuh Sukmara.

Lirik per lirik maknanya sangat dalam buat aku dan itu tidak instan dan mudah untuk membuatnya ke bahasa isyarat bersama bunda (Galuh). Apakah rasa yang aku rasain itu sama? Menyanyi pakai bahasa isyarat itu sesungguhnya mengekspresikan lirik demi lirik, kata dia.

Ketika belajar mendalami bahasa isyarat, Yura menyadari bahwa musik merupakan bahasa universal untuk mengirimkan pesan dan emosi tak terkecuali tunarungu, dan membuatnya ingin terus melibatkan hal itu ke karya-karyanya.

Dan aku akhirnya merasa bahwa pesan itu bisa sampai ke teman-teman tuli. Ke depannya ingin membuat lagu ke bahasa isyarat lagi, ujar Yura.

AYO BACA : Yura Bocorkan Sentuhan Oldies di Album Barunya

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers