web analytics
  

Masyarakat Diminta Cermat Beli Parsel Jelang Nataru

Senin, 2 Desember 2019 20:08 WIB Faqih Rohman Syafei

Sejumlah konsumen akan membeli parcel di sebuah toko. (Ayobandung.com)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM--Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung mengimbau masyarakat untuk teliti dan cermat membeli parsel dan produk kemasan jelang Natal dan Tahun Baru. Pasalnya tidak sedikit ditemukan produk kadarluarsa yang masih diperjualbelikan.

"Masyarakat di imbau cek kembali minimal kemasan, label, izin edar dan tanggal kadarluasa," ujar Kepala BPOM Bandung, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, Senin (2/12/2019).

AYO BACA : Emil: Parsel untuk PNS Bagikan Ke Warga Miskin Saja

Gusti mengatakan untuk pedagang parsel diingatkan tidak menjual produk-produk berkualitas buruk dan sudah memasuki masa kadarluarsa, demi mencari keuntungan semata di tengah banyaknya permintaan.

"Tentunya ini harus jadi perhatian dari awal. Tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan," tuturnya. 

AYO BACA : ASN Pemkot Bandung Dilarang Terima Parsel

Dia menyebutkan selain memberikan imbauan, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terbaik untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengawasan. Mengingat, produk makanan tidak layak konsumsi dapat menimbulkan masalah kesehatan.

"Kami lakukan pengawasan, namanya intensifikasi pengawasan jelang hari raya dan tahun baru. Ini dilakukan bersama dengan lintas sektor Dinkes, Disperindag dan lainnya," ucapnya.

"Saat ini, biasanya tim sudah mulai. Tim kami sudah ada di lapangan tapi namanya pengawasan berbasis risiko itu sejauh mana potensi risikonya," katanya.

Dia menambahkan kasus yang kerap ditemui lantaran masyarakat acuh terhadap kualitas dan masa kadaluarsa produk. Terlebih untuk parsel yang dijual oleh perseorangan.

"Ketidaktahuan produk ada masa kadaluarsa perlu dicermati. Harus dicek utuh atau rusak kemasannya, misalnya kalengnya penyok bukan karena benturan saja tapi produk didalamnya juga merusak dari dalam," katanya.

AYO BACA : Beli Parsel, Cek Dulu Tanggal Kedaluwarsanya

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers