web analytics

Keterbatasan Ekonomi Hambat Balita Penderita Meningitis dan TBC di Cianjur Berobat

clockSenin, 2 Desember 2019 15:43 WIB userRizma Riyandi
Umum - Regional, Keterbatasan Ekonomi Hambat Balita Penderita Meningitis dan TBC di Cianjur Berobat, berita cianjur, meningitis, tbc, anak penderta tbc

Ilustrasi (republika)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM--Arya Tanjung (2) balita penderita penyakit Meningitis dan TBC warga Kampung Majalaya, Desa Majalaya, Kecamatan Cikalong Kulon, Cianjur, Jawa Barat, berharap uluran tangan dari berbagai pihak.

Pasalnya hingga saat ini, anak kedua pasangan Sanuri (40) dan Kartika Septiana (28) itu hanya menjalani perawatan di rumah karena kedua orangtuanya tidak mampu membawa Arya untuk berobat ke rumah sakit.

"Arya hanya bisa terbaring lemas di atas kasur, penyakit menginitis dan TBC yang dideritanya membuat tubuhnya semakin kurus. Keterbatasan biaya membuat kami tidak dapat berbuat banyak," kata Kartika kepada wartawan di Cianjur, Senin (2/12/2019).

AYO BACA : Hujan Angin di Cianjur, 2 Rumah Tertimpa Pohon Besar

Ia menjelaskan, anaknya tersebut mulai menderita sakit sejak usia 20 bulan, dengan gejala awal mengalami demam tinggi, diare dan kejang karena suhu panas tubuh yang tidak kunjung turun.

"Ketika itu saya bawa Arya ke bidan dan dirujuk ke rumah sakit karena harus mendapat penanganan dokter. Di rumah sakit baru tahu kalau anak saya menderita Meginitis dan TBC," katanya.

Di rumah sakit Arya langsung di rawat di ruang HCU karena sempat mengalami koma. Selama 16 hari di RSUD menjalani rawat inap, hingga kesadaran Arya berangsur membaik dan perawatan dialihkan ke ruang isolasi.

AYO BACA : Diseruduk Kijang, Pemotor Tanpa Identitas Terjun ke Jurang Hingga Tewas

"Setelah 40 hari dirawat di RSUD Cianjur, kami membawa Arya pulang karena biaya rumah sakit semakin membengkak, sedangkan kami tidak memiliki jaminan sosial kesehatan," katanya.

Selama berada di rumah, kondisi kesehatan Arya terus memburuk, bahkan saat ini tubuhnya semakin kurus dari berat awal 12 kilogram turun menjadi 7 kilogram. Untuk makan dan minum harus menggunakan selang bantu yang dimasukan melalui hidung.

"Rencananya Arya akan kembali dirawat di rumah sakit dan pembiayaannya akan ditanggung pemerintah daerah. Namun kami harus mengurus terlebih dulu administrasi kependudukan karena kami pindah dari Depok ke Cianjur," katanya.

Kepala Desa Majalaya, Mita Sasmita, mengatakan pemerintah desa sudah sejak awal mengupayakan pengobatan Arya, bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit terkait pembiayaan.

Terkait proses pengurusan Adminduk, pemdes akan turut membantu pihak keluarga agar segera cepat keluar, sehingga Arya bisa segera dirawat kembali di rumah sakit dengan pembiayaan dijamin pemerintah.

"Petugas dari puskesmas secara rutin melakukan pemeriksaan ke rumah Arya, mereka akan terus memantau kesehatannya. Untuk adminduknya akan dibantu agar segera selesai dan Arya dapat ditangani secara maksimal," katanya.

AYO BACA : Kopi Cleng Makan Korban, Dinkes Cianjur Gelar Razia

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 18:25 WIB

Bupati dan Wabup Cianjur me-launching program Cinlok Petai

Umum - Regional, Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai, Inovasi,Produk Petani,Cianjur,Cinlok Petai,Petani

Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 15:56 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) Kabupaten Purwakarta berhasil mengevakuasi...

Umum - Regional, Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 14:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 3 anggota DPRD Jawa Barat (Jabar). Pemeriksaan dil...

Umum - Regional, 3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Pemkab Indramayu,DPRD Jawa Barat,Indramayu,kpk

Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN...

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:56 WIB

Kasus dugaan pelecehan seksual seorang pegawai perempuan oleh salah seorang pegawai negeri sipil atau PNS pria di lingku...

Umum - Regional, Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN Kota Tasik, Pelecehan Seksual,pelecehan seksual PNS,Pelecehan seksual PNS BPN Kota tasik,kriminal Tasikmalaya

Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:39 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 590.392 kasus setelah bertambah 8.366 kasus pada Kamis, 29 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi, Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,update covid-19 jabar hari ini,Update Covid-19 Jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Data covid-19 jabar

Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah Kota Bekasi akhirnya memenuhi kewajiban pembayaran dana insentif bagi tenaga kesehatan terhitung sejak awal...

Umum - Regional, Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar, Insentif Nakes,insentif nakes kota bekasi,Pemkot Bekasi,insentif nakes pemkot bekasi

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur
dewanpers
arrow-up