web analytics
  

Jokowi Masih Saring Calon Dewan Pengawas KPK

Senin, 2 Desember 2019 15:24 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Jokowi Masih Saring Calon Dewan Pengawas KPK, dewas kpk, dewan pengawas kpk, jokowi, nasional

KPK

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Presiden Joko Widodo masih terus menyaring sejumlah figur untuk menduduki jabatan sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ya nanti dilihat figur-figurnya, kan masih dalam proses penyaringan oleh tim internal di Sekretariat Negara, jadi belum ada proses finalisasi," kata Presiden Joko Widodo dalam acara diskusi dengan wartawan istana kepresidenan di Istana Merdeka Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dewan Pengawas KPK adalah struktur baru dalam tubuh KPK berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK.

"Masukan-masukan sangat banyak, yang jelas kita ingin memilih yang tentu saja memiliki 'track record' yang baik, integritas yang baik," tambah Presiden.

Dewan Pengawas antara lain bertugas untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penggeledahan, penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK, menerima dan laporan dari
masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai dan lainnya.

"Mereka juga memiliki pengalaman di bidang hukum, pidana, juga mungkin yang berkaitan dengan audit pemeriksaan untuk sebuah pengelolaan keuangan yang penting. Ini masih proses berjalan. Kita masih...tanggal 20-an kan?" ungkap Presiden.

AYO BACA : KPK Panggil 2 Saksi Baru Kasus Suap Bupati Indramayu

Pasal 69A ayat (l) UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK menyatakan "Ketua dan anggota Dewan Pengawas untuk pertamakalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden Republik Indonesia".

Dewan Pengawas rencananya akan dilantik bersama dengan pimpinan KPK periode 2019-2023 pada 21 Desember 2019.

Sedangkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan mantan pimpinan KPK juga masuk dalam daftar calon Dewan Pengawas KPK.

"Ya mantan pimpinan masuk dalam 'list' nama-nama," kata Pratikno dalam acara yang sama.

Menurut Pratikno, ia masih membuat peringkat mereka yang dinilai layak untuk menjadi Dewas KPK.

"Kita 'list' dari ranking tersebut," ungkap Pratikno.

AYO BACA : KPK Tanggapi Pernyataan Istana yang Tak Akan Keluarkan Perppu

Penetapan nama-nama Dewas KPK sendiri nanti akan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).

"Nanti akan ada keppres (penetapan), kalau PP (peraturan pemerintah) soal cara kerja Dewan nanti akan saya cek apakah ada atau tidak," tambah Pratikno.

Kehadiran Dewan Pengawas di bawah Presiden diatur sebagaimana dalam Pasal 37A, Pasal 37B, Pasal 37C, Pasal 37D, Pasal 37E, Pasal 37F, dan Pasal 37G serta Pasal 69A, Pasal 69B, Pasal 69C, dan Pasal 69D.

Anggota Dewan Pengawas berjumlah lima orang Dewan Pengawas dengan tugas antara lain mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi, memberikan izin atau tidak memberikan izin Penyadapan, penggeledahan, dan/atau penyitaan.

Dewan Pengawas dapat memberikan izin tertulis atau tidak memberikan izin tertulis terhadap permintaan izin sebagaimana dimaksud paling lama 1 x 24 jam sejak permintaan izin diajukan.

Berdasarkan pasal 69 D UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK, disebutkan "Sebelum Dewan Pengawas terbentuk, pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi dilaksanakan berdasarkan ketentuan sebelum Undang-Undang ini diubah".

Dewan Pengawas juga menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau pelanggaran ketentuan.

AYO BACA : Pegawai KPK Ingatkan Jokowi Soal Tenggat Kasus Novel Baswedan

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 04:30 WIB

Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang

Umum - Nasional, Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah dari Tanaman Porang, Tanaman Porang,Harga jual tanaman porang,ekspor porang Indonesia,porang,manfaat tanaman porang

3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal

Nasional Rabu, 21 April 2021 | 01:41 WIB

Seseorang sejak menikah akan menjalani peran baru, entah sebagai suami atau istri. Hubungan antara suami dan istri pun s...

Umum - Nasional, 3 Tips Redakan Perselisihan Rumah Tangga Secara Internal, masalah rumah tangga,cara redakan masalah rumah tangga,Tips Pernikahan,pernikahan awet

Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 22:06 WIB

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memprediksi bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden...

Umum - Nasional, Reshuffle Kabinet, Jokowi Diperkirakan Hanya Ganti 3 Menteri, Presiden Joko Widodo (Jokowi),Reshuffle Kabinet,Jokowi Reshuffle Kabinet,Jokowi Ganti Menteri,Jokowi Copot Menteri,Prediksi Reshuffle Kabinet

Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 21:56 WIB

Pemerintah kini tengah mengadakan vaksinasi COVID-19 nasional untuk pekerja seni dan ekonomi kreatif.

Umum - Nasional, Ini Jalur Agar Pekerja Seni Ingin Dapat Vaksinasi COVID-19, Vaksinasi Covid-19,Vaksinasi Pekerja Seni,Vaksinasi Budayawan,Vaksinasi Pekerja Ekonomi Kreatif

Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 19:36 WIB

Kepolisian Indonesia sudah tahu konten Jozeph Paul Zhang hina Islam di YouTube. Tapi polisi baru bergerak menangkap Joze...

Umum - Nasional, Polisi Sudah Tahu Lama Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam, Kok Bisa?, Konten Jozeph Paul Zhang Hina Islam,Video Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang,siapa  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang Diburu Polri,Jozeph Paul Zhang Diburu Interpol,akun youtube  Jozeph Paul Zhang,Jozeph Paul Zhang hina Islam

Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 18:41 WIB

Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia disebut semakin menipis. Jumlah dosis vaksin yang tersedia tidak sesuai dengan targ...

Umum - Nasional, Satgas Covid-19 Sebut Stok Vaksin di Indonesia Menipis, Stok Vaksin di Indonesia Menipis,Pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia menipis,vaksin Covid-19 di Indonesia,Jumlah dosis vaksin,target vaksinasi pemerintah,produksi vaksin dari bahan baku,pengembangan vaksin di dalam negeri,mengejar target vaksinasi

Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 17:41 WIB

Bagi Anda yang berminat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 sebaiknya mempersiapkan diri sejak sekarang dan belaj...

Umum - Nasional, Catat! Ini Materi Soal CPNS 2021 dan Kisi-Kisi PPPK 2021, Materi Soal CPNS 2021,Kisi-Kisi PPPK 2021,seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021,seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil,CPNS,Pendaftaran CPNS,Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),seleksi CPNS dan PPPK,Tahap seleksi CPNS dan PPPK,kisi-kisi soal CPNS dan

Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan

Nasional Selasa, 20 April 2021 | 15:23 WIB

Banyak peristiwa bersejarah terjadi selama Ramadan, termasuk proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Umum - Nasional, Mengenang Proklamasi Kemerdekaan di Bulan Ramadan, Proklamasi Kemerdekaan RI,Proklamasi RI Ramadan,Ramadan 2021,Sejarah Ramadan,Proklamasi Ramadan

artikel terkait

dewanpers