web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Asupan PAD PDUP Kabupaten Tasik Masih Rendah

Jumat, 29 November 2019 16:15 WIB Irpan Wahab Muslim

Direktur Utama Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) Kabupaten Tasikmalaya Roni. (ayotasik.com/Irpan)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM--Direktur Utama Perusahaan Daerah Usaha Pertambangan (PDUP) Kabupaten Tasikmalaya Roni mengakui, pihaknya belum bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) besar kepada Kabupaten Tasikmalaya .

Hal ini lantaran, kata Roni, pihaknya baru bergerak dalam usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Ulum (SPBU) sebanyak 2 unit. Itu pun bekerja sama dengan investor sehingga laba dari usaha itu dibagi dua bagian.

"Sebulan kita hanya 100 juta. Kita akui itu, karena usaha kita saat ini baru dua unit yakni pengeloaan SPBU, itu pun dikerjasamakan dengan investor, " kata Roni, Jumat (29/11/2019).

Dua SPBU itu, lanjut Roni, untuk SPBU di Cikatomas berapapun keuntungannya, porsi untuk PDUP hanya 40 persen. Dan rata-rata keuntungan kotor di angka Rp 60 juta per bulannya.

"PDUP hanya memiliki bangunannya saja yang nilai investasinya terus menurun. Tanahnya milik Pemda yang kita sewa Rp 16 juta per tahun. Sedangkan aset lainnya milik pihak investor," ujarnya

Adapun untuk SPBU di Jalan RE Martadinata Kota Tasikmalaya, PDUP tidak memiliki investasi apapun selain otak dan tenaga untuk menjalankan usahanya.

Tanah SPBU itu, adalah milik Pemkab Tasikmalaya dengan nilai investasi Rp 6,5 milyar yang disewa PDUP sebesar Rp 25 juta per tahun. Aset bangunan dan peralatan lainnya, merupakan milik pihak investor dengan nilai investasi mencapai Rp 11,6 milyar.

"Berapapun keuntungan SPBU yang di Kota Tasik itu, PDUP hanya kebagian 25 persen, selebihnya milik investor. Rata-rata per bulannya kita hanya mengantongi keuntungan sekitar Rp 30 juta," ujarnya.

Maka terang Roni, agar keuntungan dari kedua SPBU terebut bertambah, solusinya adalah merubah proporsi jumlah investasi.

"Kita berharap ke depan, pemerintah meningkatkan jumlah investasi di kedua SPBU tersebut melalui penyertaan modal ke PDUP," harapnya.

Kedepan, kata Roni, pihaknya sudah mengantongi banyak rencana bisnis sesuai marwah PDUP yang bisa segera dijalankan sesuai harapan pemilik PDUP. Hanya saja saat ini masih terkendala oleh modal.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers