web analytics
  

Mentan Syahrul Serahkan Penghargaan Abdibaktitani

Jumat, 29 November 2019 13:34 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Mentan Syahrul Serahkan Penghargaan Abdibaktitani, pertanian, kementan, syahrul yasin limpo, baktitani

Mentan Syahrul Serahkan Penghargaan Abdibaktitani. (Humas Kementan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Dalam Rangka memperingati  hari ulang tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia  yang ke-48, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo serahkan penghargaan  Abdibaktitani kepada 47 Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) yang berprestasi dibidang pertanian 2019.  Penghargaan ini diberikan guna mendorong perbaikan pelayanan dan memberikan motivasi untuk tumbuhnya inovasi dalam rangka mendukung capaian program pembangunan pertanian serta meningkatkan pelayanan prima kepada pemangku kepentingan.

“Izinkan saya atas nama Kementerian Pertanian menyampaikan rasa hormat terima kasih pada mereka yang telah berprestasi dan telah memberikan nama baik bagi Kementerian Pertanian,”ungkap Syahrul saat menyampaikan sambutan dalam acara pemberian penghargaan dan ramah –tamah dengan penerima penghargaan abdibaktitani 2019 usai melaksanakan upacara pengibaran bendera peringatan HUT KORPRI ke-48, Jumat (29/11/19).

Penghargaan dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Indang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dilaksanakan seleksi pemberian penghargaan abdibaktitani bagi unit kerja pelaksana publik berprestasi di bidang pertanian setiap tahun dilakukan penilaian kepada UKPP pusat pemerintah daerah kabupaten dan kota.
“Penghargaan itu sebenarnya sebuah pesan yang menyampaikan kepada kita bahwa ada sesuatu yang telah diupayakan secara maksimal dengan penuh kesungguhan,”ucapnya.

AYO BACA : Kementan Raih Penghargaan KIP dari Wapres Sebagai Badan Publik Informatif

Menurut  Syahrul orang yang berprestasi itu yakni orang  yang  fokus dengan apa yang menjadi fungsi peranan dan tanggung jawab dan jika prestasi sudah diraih  berarti dia telah melakukan seluruh fungsi , seluruh tugas yang ada dan melahirkan prestasi bahan prestasi itu sekaligus memacu kesiapan – kesiapan tidak hanya mereka yang berprestasi tapi mengajak yang lain untuk melakukan hal yang sama.

“Ada orang yang berpikir yang penting aku kerja baik, yang penting aku kerja dikantor  sesuai aturan dari jam 7 sampai jam 5 sore dan  orang-orang seperti ini ya namanya hanya  menikmati tanggung jawab tapi sebenarnya tidak melakukan kewajiban karena kehidupan tidak berhenti sama seperti umur ,” tutur Syahrul.

Syahrul mengatakan juga jika kemajuan itu harus dibangun dengan semangat, kemauan, tekat dan itu biasanya akan menorehkan prestasi. Syahrul juga menyampaikan  5 petunjuk  yang bisa kita lakukan sehingga ada kemajuan dari kinerja para aparatur yakni  memiliki arah kerja yang tegas serta target apa yang akan dicapai.

AYO BACA : Kementan Bangun Kekuatan SDM Pertanian, Wujudkan Visi Indonesia Maju

“Oleh karena itu, Pak Sekjen, para kepala badan, para kepala biro serta seluruh eselon 2 tunjukkan kemana, apa target kita karena jika tidak ada arah maka semua araha akan menjadi tujuan dam hasil tidak maksimal,” sebutnya.

Selanjutnya, Syahrul menambahkan aparatur  harus memiliki pembagian tugas yang merata dan sesuai bidangnya, mengerjakan tugas dengan efektif dan efesien serta harmonisasi dari hati untuk bekerja selalu dipelihara.

“ yang paling penting adalah kita harus disiplin dalam bekerja dimana tanggung jawab apa yang dipegang dilaksanakan , kapan harus dicapai itu menjadi bagian-bagian untuk mencapai yang  namanya akuntabilitas publik ,” ucap Syahrul.

Diakhir sambutannya, Mentan mengharapkan jika kedepannya pertanian  terus menerus memberikan peningkatan kualitas dalam kinerjanya.

“Mari kita berikan pelayanan yang prima, peningkatan kinerja pelayanan, dan bekerja sama membentuk jejaring kerja agar program pembangunan pertanian kedepan dapat dilaksanakan sesuai tujuan  yang diharapkan,” tegasnya.

AYO BACA : Mentan SYL Blusukan ke Pasar Tani Kementan

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers