web analytics
  

Menyebar Tradisi Cukur dan Pijat di Bandung ala Putra Garut

Jumat, 29 November 2019 13:15 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Menyebar Tradisi Cukur dan Pijat di Bandung ala Putra Garut, tukang cukur, berita bandung, tukang pijat, tukang cukur garut

Komunitas Persatuan Pangkas Rambut Garut (PPRG) wilayah Bandung saat mengadakan acara cukur rambut gratis di RW 01 Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Kamis (28/11/2019). (ayobandung.com/Nnur Khansa)

ANTAPANI, AYOBANDUNG.COM--Anda yang rutin menggunakan jasa pangkas rambut atau barbershop di Kota Bandung mungkin kerap menemukan beberapa di antara mereka berasal dari Garut. Sudah merupakan rahasia umum bahwa pria berdarah Garut konon memiliki kecenderungan khusus untuk merintis hidup sebagai pemangkas rambut.

Hal ini bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, para pemangkas rambut asal Garut ini telah memiliki jaringan dan komunitasnya sendiri. Dinamai Persatuan Pangkas Rambut Garut (PPRG), komunitas ini berperan mewadahi para pemangkas rambut asal Garut yang merantau ke berbagai daerah di Indonesia.

Seluruh anggota PPRG saat ini mencapai lebih dari 3.000-an orang. Di Bandung dan sekitarnya, terdapat kurang lebih 200 orang yang tergabung dalam komunitas ini.

"Kami ada koordinator wilayah di tiap daerah. Di wilayah Bandung Sauyunan ini ada 9 korwil, termasuk Bandung Timur, Bandung Tengah, Sarijadi, Soreang, Sukajadi, Rancaekek, Jatinangor, Buahbatu dan Gatot Subroto," ungkap pria yang berperan sebagai Satgas kemanan PPRG, Dicky.

Dicky yang sehari-harinya akrab disapa "Dicky Barber" tersebut mengatakan, sesuai dengan namanya, seluruh anggota PPRG adalah para pemangkas rambut yang berasal dari Garut atau memiliki turunan darah Garut meskipun lama berdomisili di kota lain. Ada hal yang dianggap perlu dilestarikan dari tradisi cukur mencukur rambut ala Garut sehingga komunitas ini terus eksis.

"Hal yang khas dari cukur Garut itu pijitannya. Awalnya hanya tukang cukur dari Garut yang pakai pijit. Lama kelamaan sekarang banyak tukang cukur yang pakai pijit juga," ungkapnya ketika ditemui Ayobandung.com di sela acara cukur rambut gratis bagi warga dan manula di RW 01 Antapani Wetan, Bandung, Kamis (28/11/2019).

AYO BACA : 110 Pemuda Jabar Bangun Desa Lewat Patriot Desa

Dia mengatakan, sebagian pemangkas rambut asal Garut memiliki kemampuan otodidak dalam memberikan servis pijat kepala, leher dan punggung terhadap pelanggan mereka. Sementara sebagian lainnya harus mempelajari hal tersebut terlebih dahulu.

"Tradisi pijat ini yang tidak boleh dihilangkan dari tukang cukur asal Garut," jelasnya.

Urusan belajar, PPRG juga telah mewadahi hal tersebut dengan matang. Komunitas ini memiliki divisi pendidikan dan latihan (diklat) yang diperuntukkan bagi pemangkas rambut baru agar dapat belajar teknik mencukur hingga keramah-tamahan terhadap pelanggan dari para 'senior' nya.

"Diklat ini berhubungan dengan seni cukur, penambahan skill mencukur, memijat, wawasan etika saat melayani customer, cara berbicara yang baik dengan customer, dan sebagainya. Semua itu kan perlu dilatih," ungkapnya. Adapun para pelatih diklat tersebut merupakan para pemangkas rambut asal Garut yang pernah mengantongi sertifikat-sertifikat pelatihan di bidang hairdresser.

Selain itu, dia mengatakan, para pemangkas rambut asal Garut ini juga dituntut untuk senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan tren potongan rambut terkini. Hal tersebut salah satunya dapat dipelajari dari keinginan-keinginan customer.

"Berbeda kepala kan berbeda kemauan, dari situ juga kita banyak belajar. Jadi tidak terpaku pada satu metode saja, harus terbuka dengan tren-tren baru," ungkapnya.

AYO BACA : Uniknya Brownies Arang Bambu Sarat Khasiat

Aksi Sosial

Salah satu hal yang menjadikan para pemangkas rambut asal Garut ini familiar dan banyak dikenal di Kota Bandung bukan saja dari jumlah anggotanya yang banyak dan mudah dijumpai dimana-mana. Tetapi juga karena mereka kerap menggalang atau terlibat dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat.

Sekretaris Umum PPRG Pusat yang juga berdomisili di Bandung, Deni Nugraha mengatakan pihaknya telah beberapa kali mengadakan acara cukur dengan bayaran sukarela di Car Free Day. Hal tersebut biasanya dilakukan sebagai penggalangan dana untuk hal sosial.

"Kami beberapa kali mengadakan kegiatan penggalangan dana saat ada bencana alam misalnya di Banten dan Palu. ada yang sifatnya gratis, ada pula yang memungut bayaran seikhlasnya. Hasil donasi tersebut kami salurkan seluruhnya untuk keperluan sosial," ungkapnya ketika ditemui dalam kesempatan yang sama.

Hari itu, sebanyak lebih dari 30 anggota PPRG Bandung mengikuti acara cukur rambut gratis bagi warga dan para lansia di RW 01 Antapani Tengah. Awalnya hanya 7 orang yang akan mengikuti acara ini, namun pada akhirnya hal tersebut menggerakan anggota lainnya yang tertarik untuk terlibat.

Mereka berharap, komunitas ini tak hanya dapat mewadahi para anggotanya untuk saling berbagi ilmu terbaru di dunia pangkas rambut, namun juga mempererat silaturahmi internal antara warga Garut maupun dengan masyarakat umum secara luas.

"Kebersamaan dan kekompakkan akan terus kami jaga," ungkap Dicky.

AYO BACA : Menengok 'Kampung Tukang Cukur' di Tasikmalaya

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jadwal Salat Bandung 6 Maret 2021

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 05:37 WIB

Ibadah salat lima waktu merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua ini...

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Salat Bandung 6 Maret 2021, jadwal Salat Bandung hari ini,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 6 Maret 2021

Bandung Sabtu, 6 Maret 2021 | 05:33 WIB

Layanan SIM keliling online Polrestabes Bandung pada Sabtu (6/3/2021) digelar di dua lokasi. 

Bandung Raya - Bandung, Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 6 Maret 2021, SIM keliling Bandung Hari Ini,Jadwal SIM Keliling Bandung,Lokasi SIM keliling Bandung,SIM Keliling Bandung,SIM Keliling Polrestabes Bandung

Sempat Terlambat, Gaji Guru PNS di Jabar Mulai Cair

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 22:00 WIB

Setelah sempat terlambat selama 4 hari, Guru PNS di Jawa Barat sudah dapat menerima gaji untuk bulan Maret. Hal itu disa...

Bandung Raya - Bandung, Sempat Terlambat, Gaji Guru PNS di Jabar Mulai Cair, Guru PNS di Jabar,Gaji Guru PNS Cair,Dinas Pendidikan Jabar

Waspada! Begal Nyamar Jadi Ojol

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 21:27 WIB

Seorang pembegal yang menjalankan aksi di Jl. Pare Pandan Raya, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Ban...

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Begal Nyamar Jadi Ojol, Begal Nyamar Jadi Ojol,Polrestabes Bandung,Kriminal Bandung

Pemkot Relaksasi Sektor Ekonomi, Sanksi Penindakan Dipertegas

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 20:19 WIB

Pemerintah Kota Bandung berencana merelaksasi sejumlah sektor. Namun di sisi lainnya, Pemkot Bandung juga bakal memperte...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Relaksasi Sektor Ekonomi, Sanksi Penindakan Dipertegas, Pemkot Bandung,Relaksasi Sektor Ekonomi,Sanksi Pelanggar Prokes

Tempat Bermain Anak dan Pertunjukan Seni di Kota Bandung Bakal Dibuka

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 19:20 WIB

Pemerintah Kota Bandung memutuskan untuk memberi relaksasi pada sejumlah sektor kegiatan warga. Di antaranya adalah temp...

Bandung Raya - Bandung, Tempat Bermain Anak dan Pertunjukan Seni di Kota Bandung Bakal Dibuka, Tempat Bermain Anak,Pemkot Bandung,Pertunjukan Seni di Kota Bandung

Kisah Pengamen Bandung, Pandemi Memaksa Mereka Kembali ke Jalanan

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 17:18 WIB

Pandemi Memaksa Mereka Kembali ke Jalan

Bandung Raya - Bandung, Kisah Pengamen Bandung, Pandemi Memaksa Mereka Kembali ke Jalanan, pengamen Bandung,Pengamen Suara Merdu,pengamen berhijab Bandung,Cerita Orang Bandung,Dampak Pandemi Covid-19,Covid-19 Bandung

Kesaksian Warga Soal Banyak Casing Ponsel Copet Alun-alun Bandung

Bandung Jumat, 5 Maret 2021 | 16:43 WIB

Kesaksian Warga Soal Banyak Casing Ponsel Hasil Copet Alun-alun Bandung

Bandung Raya - Bandung, Kesaksian Warga Soal Banyak Casing Ponsel Copet Alun-alun Bandung, Copet Alun-alun Bandung,video copet alun-alun Bandung,Copet Bandung,Pencopet di Bandung,Copet

artikel terkait

dewanpers