web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kebutuhan Darah di Kabupaten Tasik Belum Terpenuhi

Jumat, 29 November 2019 11:12 WIB Irpan Wahab Muslim

Donor Darah. (ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM--Kesadaran mendonorkan darah di tengah masyarakat mulai meningkat. Hal ini dilihat lagi, setiap kali kegiatan donor darah, sedikitnya 200 labu didapatkan. Hal itu dikatakan Manager Kualitas PMI Kabupaten Tasikmalaya Inne Srie Suparliani.

"Kesadaran di masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Kita punya pendonor tetap ada juga yang ikut andil dalam setiap kegiatan donor darah yang kita lakukan," paparnya, Jumat (29/11/2019).

Inne mengatakan, kebutuhan darah di Kabupaten Tasikmalaya idealnya mencapai 36.000 labu per tahun atau dua persen dari jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya yang mencapai 1,8juta. Sedangkan saat ini, pihaknya mengeluarkan sekitar 1.300 labu per bulan.

"Jadi kebutuhan kita masih banyak, sekitar 1.500 labu per bulan. Kami harapkan, masyarakat lebih banyak yang mendonorkan darahnya," ungkap Inne.

Deden Rahadian (36) salah satu pendonor menuturkan, ia rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali. Hal itu bagian dari keinginan membantu ketersediaan darah yang sering dibituhkan oleh masyarakat.

"Ke badan enak, jadi saya rutin donor. Tiap kali ada kegiatan donor darah selalu ikut," paparnya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers