web analytics
  

Wakil Wali Kota Bandung Perintahkan Dishub Kaji Keberadaan Grabwheels

Kamis, 28 November 2019 19:22 WIB Faqih Rohman Syafei
Bandung Raya - Bandung, Wakil Wali Kota Bandung Perintahkan Dishub Kaji Keberadaan Grabwheels, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Grabwheel, Polrestabes Bandung,

Pengguna Grabwheels. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung segera melakukan kajian terkait keberadaan Grabwheels. Pasalnya hingga kini belum ada aturan yang jelas terkait Grabwheels di jalan raya.

"Itu saya pikir regulasinya harus diatur, apakah masuk jenis kendaraan dan boleh sharing dengan jalan atau trotoar nanti kita harus kaji dishub yang lebih paham regulasinya," ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Kamis (28/11/2019).

AYO BACA : Pengamat: Grabwheels Bukan Solusi Transportasi Ramah Lingkungan

Menurutnya, melalui aturan tersebut keberadaan Grabwheels akan diatur sedemikian rupa guna mencegah terjadi kecelakaan seperti yang terjadi di Jakarta. Tak hanya itu, aturan itu pun demi kemaslahatan semua pihak di jalan raya.

"Jangan seperti yang di Jakarta nggak boleh di trotoar, tapi akhirnya berbagi di jalan dan terjadi kecelakaan," tutur Yana.

AYO BACA : Pengamat: Skuter Listrik Grabwheels Berbahaya

Terpisah, sebelumnya pengamat transportasi ITB, Sony Sulaksono menyebutkan Grabwheels belum bisa disejajarkan sebagai moda transportasi alternatif. Pasalnya ada beberapa prasyarat yang belum dipenuhi.

Selain itu, dia pun menilai keberadaan Grabwheels di jalan raya belum seluruhnya karena tidak adanya jalur khusus untuk kendaraan tersebut. Jikapun dikategorikan masuk ke jalur sepeda, menurutnya tidak sesuai dengan kriterianya.

"Beda dengan sepeda, skuter ini mirip dengan sepatu roda. Kalau ada apa-apa bisa langsung mengenai badan kita, lagi pula jalur sepeda yang ada saat ini belum banyak diperhatikan oleh pengguna jalan lainnya," katanya.

AYO BACA : Penabrak Pengguna 'Grabwheels' di Jakarta Tidak Ditahan Polisi

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers