web analytics
  

Hear Me, Aplikasi Alat Bantu Dengar Buatan Mahasiswa ITB

Rabu, 27 November 2019 13:48 WIB
Bandung Raya - Bandung, Hear Me, Aplikasi Alat Bantu Dengar Buatan Mahasiswa ITB, itb, alat bantu dengar, mahasiswa itb, hear me

Ilustrasi (pixabay)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM-ITB) berhasil mengembangkan aplikasi alat bantu pendengaran bagi tuna rungu. Keberhasilan aplikasi yang diberi nama Hearme tersebut, membuahkan dana hibah modal usaha sekitar Rp 250 juta dalam ajang Diplomat Chalenge 2019.

Aplikasi Hearme diprakarsai empat mahasiswa SBM-ITB yaitu Athalia Mutiara Laksmi, Safirah Nur Shabrina, Octiafani Isna Ariani dan Nadya Sahara putri sejak 2019 lalu.

Menurut Athalia Mutiara Laksmi, dengan aplikasi Hearme membuat semua orang bisa berkomunikasi memakai bahasa isyarat dengan tuna rungu. Begitu pun sebaliknya tuna rungu juga mampu berkomunikasi dengan masyarakat luas.

AYO BACA : 4 Negara Pelajari Wetland Park Cisurupan

Berangkat dari pengalaman mereka ketika memesan taksi online kemudian mendapati driver tuna runggu yang dibantu anaknya berkomunikasi dengan penumpang. Driver tersebut sering dianggap tidak sopan oleh penumpang karena pendengarannya kurang maksimal.

"Seringkali driver dirating rendah karena dinilai nggak sopan sama penumpang dan sering miss communication. Padahal di situ si penumpang nggak tahu kalau si driver tuli jadi sering susah komunikasi," ujar Athalia ketika ditemui di kampus SBM-ITB, Jl Ganesha, Kota Bandung, Selasa (26/11).

Berdasarkan pengalaman tersebut, kata dia, semua berpikir gimana caranya membuat mengatasi masalah itu. "Akhirnya kita sering brainstorming yang akhirnya menghasilkan Hear Me," katanya.

AYO BACA : Mentan Syahrul Bangga UPBS Ayam KUB Entaskan Kemiskinan

Athalia mengaku kurang percaya diri saat awal pendirian startup tersebut. Sebab, mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan IT tapi ingin mengembangkan bisnis digital.

Akhirnya, mereka pun memilih jenis startup digital technology, karena sesuai dengan perkembangan zaman era 4.0 dimana semua aktivitas didominasi oleh teknologi. Jadi, ingin menggunakan teknologi untuk menyelesaikan suatu masalah.

Terlebih, kata dia, dengan adanya teknologi juga semuanya bisa jadi praktis. Di samping itu, kini masyarakat juga sudah mulai terbiasa dengan kehadiran teknologi dalam kehidupan mereka."Kita juga kuliah di SBM-ITB. Jadi kalau bisa bisnis kita berbasis IT," katanya.

Athalia menilai memasuki society 5.0. berbagai jenis bisnis harus berdampak sosial terhadap masyarakat, maka dengan penerapan teknologi ini mereka akan menyediakan fasilitas yg ramah disabilitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masayarakat indonesia khususnya disabilitas.

"Kita juga disini perannya sociopreneur," katanya.

Athalia pun membagikan kunci suksesnya meraih penghargaan dari ajang Diplomat Challenge 2019. Ia menuturkan berkat piawai, paham dan persona dalam mengembangkan startupnya mereke memukau dewan juri lewat presentasi depan publik dan dewan Komisioner.

AYO BACA : Kota Cimahi Raih Penghargaan Smart City ITB

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Aksi Begal di Depan Festival Citylink Terekam CCTV 

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 23:23 WIB

Aksi pembegalan terekam CCTV di Jalan Peta, tepatnya di depan Mall Festival Citylink pada hari Kamis, 15 April 2021. Kor...

Bandung Raya - Bandung, Aksi Begal di Depan Festival Citylink Terekam CCTV , Begal Bandung,Begal di Depan Festival Citylink,Begal Kota Bandung,berita kriminal bandung,Begal Terekam CCTV

Ridwan Kamil Larang ASN Jabar Mudik Idulfitri 2021

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 22:51 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar mudik pada Idul...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Larang ASN Jabar Mudik Idulfitri 2021, ASN Jabar,ASN Jabar Dilarang Mudik,Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Larangan Mudik,Mudik Idulfitri 2021

PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan Nasi Dus di Jalan Ahmad Yani

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 22:02 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung membagikan nasi dus bagi m...

Bandung Raya - Bandung, PWI dan IKWI Kota Bandung Bagikan Nasi Dus di Jalan Ahmad Yani, PWI Kota Bandung,IKWI Kota Bandung,Ramadan

Ngabuburit di Rel Kereta Api Bisa Didenda Rp15 Juta

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 21:12 WIB

Di perlintasan dekat Stasiun Kiaracondong, warga nongkrong di area rel kereta api yang seharusnya tidak boleh dimasuki.

Bandung Raya - Bandung, Ngabuburit di Rel Kereta Api Bisa Didenda Rp15 Juta, Denda Ngabuburit di Rel Kereta,Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong,Ngabuburit di Rel Kereta Api

Berbahaya! Warga Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 21:02 WIB

Meski beberapa hari lalu terjadi kecelakaan pengendara motor di perlintasan kereta api Kiaracondong, warga tetap berkeru...

Bandung Raya - Bandung, Berbahaya! Warga Ngabuburit di Rel Kereta Api Kiaracondong, Ngabuburit di Rel Kereta Api,Ngabuburit Ramadan,Rel Kereta Api Kiaracondong

Pemkot Bandung Siap Populerkan Olahraga Dayung

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 19:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung pembinaan berbagai cabang olahraga (cabor) termasuk dayung. Terlebih jika cab...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Siap Populerkan Olahraga Dayung, Pemkot Bandung,Olahraga Dayung,PODSI Kota Bandung

Cuaca Ekstrem Diperkirakan Masih Landa Bandung Raya hingga Akhir April

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 19:18 WIB

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, kejadian cuaca ekstrem itu dapat berupa hujan lebat hingga hujan es yang di...

Bandung Raya - Bandung, Cuaca Ekstrem Diperkirakan Masih Landa Bandung Raya hingga Akhir April, cuaca ekstrem 2021,cuaca ekstreme Bandung,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,BMKG

Stok Darah Mulai Menipis, Begini Solusi dari PMI Kota Bandung

Bandung Jumat, 16 April 2021 | 17:20 WIB

Jumlah permintaan darah berbanding terbalik dengan jumlah donor yang menurun ketika Ramadan.

Bandung Raya - Bandung, Stok Darah Mulai Menipis, Begini Solusi dari PMI Kota Bandung, Stok Darah Mulai Menipis,PMI Kota Bandung,layanan jemput bola,Ketua PMI Kota Bandung Ade Koesjanto,Unit Transfusi Darah (UTD)

artikel terkait

dewanpers