web analytics
  

Menkes Temukan 72 Kasus Hepatitis di Depok

Kamis, 21 November 2019 11:36 WIB Rizma Riyandi
Umum - Regional, Menkes Temukan 72 Kasus Hepatitis di Depok, hepatitis, kemenkes, menkes, nasional

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. (republika)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM--Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyatakan pihaknya menemukan sebanyak 72 kasus hepatitis di Kota Depok, Jawa Barat.

"Hasil penelusuran yang dilakukan, kasus jumlah penderitanya sebanyak 72 kasus. Terdiri atas 38 laki-laki, 34 perempuan dan kasus hepatitis A yang dirawat sebanyak 3 orang, sebagian berobat jalan dan istirahat di rumah, tidak masuk sekolah," kata Menkes di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Pada Rabu (20/11), diberitakan sebanyak 40 siswa dan 3 guru SMP, Kelurahan Rangkapan Jaya Lama Kecamatan Pancoran Mas, Depok terserang penyakit hepatitis A.

"Kita langsung pantau, langsung datang ke lokasi, tapi bukan hanya di SMP 20 Kota Depok. Jumlah tadi termasuk di luarnya. Jadi ada guru dan siswa tidak hadir dan beberapa siswa dan guru yang sudah dirawat di RS sekitar Depok yang 3 orang tadi. Saya akan terus menginformasikan secara rutin ya," tambah Terawan.

Ia menjelaskan bahwa tim Kemenkes akan bertindak cepat dengan mendatangi pasien, lingkaran keluarga hingga melakukan edukasi kepada masyarakat sekitar.

"Tadi langsung melakukan survei, pendataan supaya tepat. Jangan sampai makin menyebar dan tetapi kami juga langsung melibatkan untuk tindakan-tindakan medisnya. Jadi ada dua hal, satu mencegah penyebaran semakin meluas, kedua kami melakukan tindakan medis untuk penyakitnya kemudian untuk lingkungan melakukan preventif dan promotif," katanya.

Namun Menkes menegaskan bahwa menjangkitnya penyakit Hepatitis A tersebut bukanlah kejadian luar biasa (KLB).

"Tidak KLB lah, kalau masih terlokalisasi kan masih bisa kita tangani, doakanlah mudah-mudahan di lingkungan Depok saja biar kami cepat bekerja ya," tambahnya.

Untuk langkah pencegahan, Kemenkes sudah melakukan intervensi-intervensi spesialistik.

"Untuk pencegahan kami berkoordinasi dengan wilayah untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan supaya penyakit ini tidak menular ke tempat lain dan puskesmas juga ikut langsung melakukan monitoring," katanya.

"Kemudian mengidentifikasi faktor risiko dan sumber penularan, kemudian meningkatkan survei ketat terhadap murid, guru dan masyarakat di lingkungan sekolah maupun nanti akan masuk ke keluarga masing-masing anak," tambahnya.

Intinya, menurut dia, adalah mencegah penyebaran Hepatitis A tersebut.

"Kami harus mampu membuat, melokalisir di situ dan langsung intervensi bagaimana memyembuhkan," demikian Terawan Agus Putranto.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:33 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kembali menutup galian tanah yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatan...

Umum - Regional, Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup, Galian tanah Purwakarta,Galian Tanah purwakarta ditutup,Purwakarta,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:06 WIB

Total kasusnya saat ini menjadi 131.322.

Umum - Regional, Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat

Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 06:16 WIB

Masyarakat dianjurkan memakai masker di dalam rumah.

Umum - Regional, Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon, klaster keluarga Cirebon,Klaster Covid-19 Cirebon,covid-19 cirebon,kasus covid-19 cirebon,Cirebon

Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 05:48 WIB

Dari 200 itu, yang berproses ada 6 yang berkaitan dengan perdata dan 2 pidana.

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus, Pelanggaran Citarum,Citarum Harum,Sungai Citarum,Pencemaran Citarum,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Citarum

Diduga Langgar Netralitas di Pilkada, Kasatpol PP Tasikmalaya Disidang

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 05:28 WIB

Sidang digelar setelah berkas laporan dari penyidik kepolisian Polres Tasikmalaya terhadap perkara tersebut dinyatakan l...

Umum - Regional, Diduga Langgar Netralitas di Pilkada, Kasatpol PP Tasikmalaya Disidang, Kasatpol PP Tasikmalaya Pilkada,Kasatpol PP Tasikmalaya pelanggaran Pilkada,Kasatpol PP Tasikmalaya disidang,Pilkada Tasikmalaya,pelanggaran pilkada Tasikmalaya

Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:52 WIB

Terduga pelaku asusila berupa masturbasi di depan umum hingga Selasa (26/1/2021) masih menjalani pemeriksaan unit reskri...

Umum - Regional, Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung, Masturbasi di Depan Konter Hape,Kecubung,Polsek Indihiang

5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:05 WIB

Masalah gizi masyarakat masih menjadi kendala yang di hadapi Kabupaten Tasikmalaya. Persoalan stunting atau gagal tumbuh...

Umum - Regional, 5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi, Angka Stunting Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,kekurangan gizi

Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:31 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpan...

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, PPKM Kota Tasikmalaya,PSBB Proporsional Kota Tasikmalaya,PPKM diperpanjang

artikel terkait

dewanpers