web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Tak Pernah Bersosialisasi, Terduga Teroris di Cirebon Sudah Dicurigai Warga

Rabu, 20 November 2019 17:27 WIB Fira Nursyabani

Ketua RT 01 bersama Ketua RW Kalitanjung, Kota Cirebon, saat menunjukkan berkas terduga teroris. (ANTARA/Khaerul Izan)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Ketua RT 001 Kalitanjung, Kota Cirebon, Toni mengatakan, salah seorang terduga teroris yang ditangkap pada Senin (18/11/2019) merupakan pribadi yang tertutup dan kurang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

"Orangnya kurang bersosialisasi dengan warga dan kalau ada kegiatan juga tidak pernah ikut," kata Toni di Cirebon, Rabu (20/11/2019).

AYO BACA : Sebelum Bebas, Napi Teroris Akan Masuk Pusat Deradikalisasi Bogor

Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 itu, kata Toni, berinisial KO. KO sudah tinggal di RT 001 Kalitanjung sejak delapan bulan yang lalu dengan menempati sebuah rumah kos.

Selasa (19/11/2019), Toni menyatakan, ada petugas melakukan penggeledahan di rumah kos yang ditempati terduga teroris dan keluarganya. "Sudah kos di sini sejak delapan bulan lalu, KO ini aslinya bukan warga sini," ujarnya.

AYO BACA : Densus 88 Tangkap 6 Terduga Teroris di Cirebon

Ia mengaku sudah sedikit menaruh curiga dengan gerak gerik terduga teroris KO, namun tidak bisa berbuat apa-apa, karena orangnya sangat tertutup. Sehari-hari terduga teroris ini bekerja dibengkel motor, sementara istrinya hanya berdiam di rumah kos beserta kedua anaknya.

"Kami sudah menaruh curiga kepada terduga teroris ini, karena gerak-geriknya sangat berbeda dengan warga pada umumnya," tutur Toni.

Pada Senin (18/11/2019) ada enam orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 antiteror di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat.

Kepala Polres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy membenarkan penangkapan terduga teroris di wilayah hukumnya oleh Densus 88. "Kami mendapatkan informasi bahwa Densus 88 melakukan penangkapan terhadap enam orang," kata Roland.

Saat ditanya terkaitannya terduga teroris dengan bom Polrestabes Medan, Roland mengaku belum tahu secara pasti, karena itu semua masih ditangani oleh Densus 88. "Enam orang yang diduga terlibat teroris itu merupakan jaringan JAD," jelasnya.

AYO BACA : Densus 88 Geledah Rumah 6 Terduga Teroris Cirebon

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers