web analytics
  

Polres Cianjur Gagalkan Praktik Perdagangan Orang ke Timur Tengah

Minggu, 17 November 2019 20:31 WIB Faqih Rohman Syafei
Umum - Regional, Polres Cianjur Gagalkan Praktik Perdagangan Orang ke Timur Tengah, Tenaga kerja wanita, TKW, perdagangan orang, TPPO, berita cianjur, cianjur hari ini

Sedikitnya 15 orang calon TKW dari berbagai daerah di Jawa Barat, diamankan dari vila yang dijadikan penampungan oleh pelaku pasangan suami istri di Kawasan Cipanas, Cianjur, sebelum diberangkatkan ke Timur Tengah secara ilegal. (ANTARA News/Ahmad Fikri)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Polisi berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjadi di Cianjur. Sebanyak dua orang tersangka telah diamankan.

"Kasus ini berhasil diungkap oleh Unit II PPA Satreskrim Polres Cianjur," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Winsu Andiko, Minggu (17/11/2019).

Truno mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat akan adanya pemberangkatan sejumlah calon tenaga kerja ke Timur Tengah. Setelah ditelusuri, lokasinya berada di salah satu villa di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

"Pada Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, Unit II PPA Sat Reskrim Polres Cianjur menangkap pelaku AS dan A penyalur tenaga kerja ke Timur Tengah tanpa dilengkapi dokumen yang sah," katanya.

Dia menyebutkan, selain menangkap dua orang tersangka, sebanyak 15 orang calon tenaga kerja yang di tampung di villa tersebut pun turut diamankan ke Mapolres Cianjur guna penyelidikan lebih lanjut. 

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 4 junto Pasal 10  UU RI No 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.

"Keduanya diancam dengan pidana penjara paling singkat 3-15 tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp120juta-600 juta," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers