web analytics
  

Kasus Penembakan oleh Anak Bupati Majalengka, Ada Tersangka Lain?

Sabtu, 16 November 2019 15:21 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kasus Penembakan oleh Anak Bupati Majalengka, Ada Tersangka Lain?, Kasus, Penembakan, Anak Bupati Majalengka, Ada, Tersangka, Lain,

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono (depan, tengah) saat menjelaskan penahanan putra kedua Bupati Majalengka sekaligus Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Majalengka, Irfan Nur Alam. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

MAJALENGKA, AYOBANDUNG.COM -- Polisi membuka kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus yang membelit putra kedua Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam (INA).

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono membeberkan, akan mendalami kemungkinan penambahan jumlah tersangka.

Diketahui, Irfan mengajak teman-temannya saat kegaduhan berlangsung dengan rekan-rekan Panji Pamungkasandi di lokasi kejadian.

"Kami dalami kemungkinan itu (penambahan jumlah tersangka). Sejauh ini, korban (Panji) menunjuk INA yang melepaskan tembakan, tapi INA mengajak teman-temannya," beber Mariyono, Sabtu (16/11/2019).

Namun, dia meyakinkan, situasi itu membutuhkan pendalaman lebih jauh. Sampai kini, polisi sendiri telah memeriksa sedikitnya 15 orang dan seorang saksi ahli.

Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan tindakan-tindakan yang telah dilakukan kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Polisi pertama kali menerima laporan Panji selaku korban yang terkena tembakan yang dilepaskan Irfan pada 11 November 2019.

AYO BACA : Anak Bupati Majalengka Mangkir dari Panggilan Polisi

Sehari kemudian, pada 12 November, proses di kepolisian naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Irfan selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka pada 13 November. 

"Pada 15 November 2019, kami periksa tersangka. Pada pukul 00.10 WIB (Sabtu dini hari tadi), INA kami tahan di Rutan Mapolres Majalengka," tuturnya.

Irfan akan mendiami rutan mapolres selama sekitar 20 hari. Dia menghadapi ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Dalam sebuah kesempatan di hadapan sejumlah media massa, juru bicara pihak Irfan, Arif Chaidir mengungkapkan, kejadian bermula ketika Irfan menerima informasi rumahnya didatangi segerombolan orang yang membawa senjata tajam. Kedatangan mereka diduga melibatkan korban penembakan, Panji Pamungkasandi.

"Rumah A Irfan (INA) diserang 20 orang yang dipimpin Panji (korban penembakan), yang menanyakan Andi Acong, dengan cara beringas," beber Arif, Selasa (12/11/2019).

Kedatangan Panji bersama rombongannya diduga terkait utang piutang. Namun, kala itu INA tengah dalam perjalanan pulang dari Bandung.

AYO BACA : Anak Bupati Majalengka Resmi Ditahan dengan Sejumlah Barang Bukti

INA kemudian meminta Panji dan rekan-rekannya bertemu di tempat lain, dengan alasan menghindari kegaduhan di lingkungan tempatnya tinggal.

Pertemuan mereka diatur di Ruko Taman Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Alih-alih menuju rumahnya, INA mengarahkan perjalanannya ke ruko yang diusulkannya.

Setibanya di lokasi, menurut Arif, INA mendapati adanya perkelahian massal yang diduga gerombolan yang datang ke rumahnya. Belum diketahui pasti dengan siapa mereka berhadapan, namun perkelahian itu diduga melibatkan penggunaan senjata tajam.

"A Irfan saat itu baru turun dari mobil dan melihat gelagat tidak baik," ujarnya.

Diklaim sebagai respons spontan, INA kemudian meraih senjata api yang diduga miliknya. Arif mengklaim, INA mengantongi izin kepemilikan senjata api tersebut mengingat keanggotannya dalam Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin).

Menurutnya, ketika itu INA mengarahkan moncong senjatanya ke atas langit dengan maksud menghentikan kegaduhan. Namun, di saat bersamaan, Panji menyerang INA dan terkesan berusaha merebut senjata.

"Terjadi tarik-menarik senjata antara A Irfan dibantu Handoyo (teman INA) dengan Panji," katanya.

“Di tengah pergumulan, senjata itu meletus dan pelurunya mengenai tangan Panji maupun Handoyo," ungkapnya.

AYO BACA : Kasus Penembakan Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Diperiksa Polisi

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membir...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 21:23 WIB

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru

Umum - Regional, Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru, mayat manonjaya,Berita Tasikmalaya,jantung,polresta tasik

Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 20:21 WIB

Warga Perumahan Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Umum - Regional, Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19, COVID-19,cianjur,Protokol Kesehatan

22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 19:11 WIB

Polres Cianjur bersama Kodim 0608 Cianjur mulai bertindak tegas dalam operasi Cipta Kondisi di pusat Kota Cianjur yang d...

Umum - Regional, 22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas, cianjur,Knalpot bising,Protokol Kesehatan,COVID-19

Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 18:57 WIB

Seorang pemuda Rustana Satriaji (23) asal Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur hilang terseret ombak d...

Umum - Regional, Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan, Pantai Jayanti,cianjur

Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Met...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 17:05 WIB

Dianggap telah mencemarkan nama baik IL, pada gugatan cerai di Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon, tim kuasa huku...

Umum - Regional, Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ketua KPAID Kab Cirebon,kasus kpaid cirebon,Kasus Pencemaran Nama baik,Polda Metro Jaya,razman arif nasution,Berita Cirebon Hari Ini

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 16:34 WIB

Bupati Jeje diduga tertular Covid-19 saat bertemu dengan temannya di luar kota. Temannya tersebut dilaporkan terlebih da...

Umum - Regional, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata,Bupati Pangandaran positif Covid-19,Jeje Wiradinata positif Covid-19,Pangandaran

Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:21 WIB

Hingga pencarian hari ketiga, korban masih belum juga ditemukan.

Umum - Regional, Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk, warga tenggelam Sumedang,warga tenggelam Sungai Cimanuk,tenggelam,Berita Sumedang,Sungai Cimanuk

Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:16 WIB

Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya masih gencar melakukan operasi yustisi untuk menegakan disiplin protokol kesehatan (pro...

Umum - Regional, Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya, Operasi Yustisi Tasikmalaya,Rapid Test Antigen,Tes Swab Covid-19,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers