web analytics
  

Mantan Bek Inter Milan Mengaku Pernah Jadi Korban Mafia Italia

Sabtu, 16 November 2019 07:00 WIB
Olahraga - Sport, Mantan Bek Inter Milan Mengaku Pernah Jadi Korban Mafia Italia, Mantan, Bek, Inter Milan, Mengaku, Pernah, Jadi, Korban, Mafia, Italia,

Bendera Inter Milan. (Pixabay)

MILAN, AYOBANDUNG.COM -- Mantan bek Inter Milan asal Nigeria, Taribo West, mengaku pernah menjadi korban dari mafia di Italia.

West memperkuat Inter Milan sejak 1997 hingga 2000. Bersama Inter, dia tampil dalam 64 laga di berbagai ajang dan mencetak dua gol.

West turut menjadi bagian dari generasi Nerazzurri pemenang Piala UEFA musim 1997-1998. Saat itu, La Beneamata diperkuat beberapa nama kesohor seperti Ronaldo Luis Nazario de Lima dan Ivan Zamorano.

Pada bursa transfer musim dingin 2000, West pindah ke AC Milan. Bersama Milan, dia hanya bermain di empat laga dan mencetak satu gol.

Kemudian sekitar bulan November tahun yang sama, dia dipinjamkan ke klub Inggris, Derby County. Pada titik ini, West menilai ada konspirasi untuk membuangnya keluar dari Negeri Spaghetti.

Saya keluar dari Italia karena mafia. Mereka menyuap dokter untuk mengatakan bahwa saya cedera, ujar sosok yang kini berusia 45 tahun kepada Score Nigeria, dikutip dari Football Italia, Jumat (15/11/2019).

Belum diketahui pernyataan Wets ditujukan kepada pihak mana. Satu yang pasti, menurut West, Negeri spaghetti tak ingin ada pemain Afrika mengisi peran penggawa lokal.

Lepas dari Milan, West sempat bernegosiasi dengan Liverpool. Pada akhirnya West merapat ke Derby.

Pada November 2001, West dilepas secara permanen ke klub Jerman, FC Kaiserslautern. Selanjutnya, dia malang-melintang di sejumlah tim berbeda di berbagai negara.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers