web analytics
  

Pemkab Sukabumi Gencarkan Kegiatan Keagamaan untuk Anak

Jumat, 15 November 2019 15:52 WIB
Umum - Regional, Pemkab Sukabumi Gencarkan Kegiatan Keagamaan untuk Anak, anak sukabumi, anak sehat, anak rajin mengaji, kbupaten sukabumi

Ilustrasi (ayobandung.com)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota Sukabumi menggencarkan kegiatan keagamaan dalam menghadapi masalah anak kecanduan permainan di gawai atau handphone. Cara ini dinilai efektif dalam mengatasi kecanduan anak pada gawai.

"Peran orangtua harus lebih ditingkatkan terutama pengawasan dan pemerintah menggiatkan kegiatan berbasiskan nilai keagamaan," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Jumat (15/11). Orangtua misalnya membatasi anak dalam menggunakan HP.

Di sisi lain, pemerintah menggulirkan kegiatan gerakan sholat subuh berjamaah dan gerakan magrib mengaji. Sehingga anak-anak disibukkan dengan kegiatan yang positif dan mengurangi aktivitas bermain di HP.

AYO BACA : Tanah di Sukabumi Bergerak, Belasan Rumah Rusak

Di sisi lain kasus yang ditangani Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Sukabumi tercatata 138 kasus yang ditangani sepanjang Januari hingga November 2019. Di mana 117 kasus diantaranya kasus anak.

Melihat fakta itu ungkap Fahmi, pemkot akan terus melakukan sosialisasi dan menghidupkan kegiatan keagamaan. Hal ini dalam upaya membuat masyarakat kita beradab dengan melibatkan lembaga keagamaan dan pendidikan Islam di wilayah.

Terutama empat pilar peradaban dalam Islam yakni madrasah, majelis taklim, pondok pesantren dan masjid. Ke empatnya tulang punggung kokoh dan kuatnya agama agar berdiri.

AYO BACA : 38 Anak di Sukabumi Kecanduan Gawai

Sebelumnya, jumlah anak yang kecanduan game gadget di Sukabumi bertambah banyak. Mereka rata-rata merupakan anak yang berusia pada tingkatan SD dan SMP serta sebagian kecil lainnya SMA.

"Dari data sejak Oktober 2018 hingga sekarang ada 38 orang anak yang orangtuanya melaporkan mereka kecanduan game online," ujar Ketua LK3Kota Sukabumi yang juga Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2P2A) Kota Sukabumi, Joko Kristianto.

Dari 38 orang tersebut kata Joko, satu anak diantaranya telah ditangani dan terbebas dari kecanduan game di gadget dan bisa bergaul normal dengan teman-temannya. Ia menerangkan anak dikatakan kecanduan game ketika bermain game di atas enam jam per hari atau bahkan tidak bisa lepas dari tangannya handphone (HP).

Hal ini menunjukkan sesuatu yang berlebihan dan menjadi masalah. Menurut Joko, kondisi ini termasuk dalam bagian gangguan kejiwaan. Sebab anak tidak bisa mengelola diri sendiri karena terobsesi dengan gadget yang menawarkan baik media audio dan visual.

Rata-rata kasus kecanduan game yang berdampak pada psikologis anak ini dialami usia sekolah tingkat SD dan SMP dan mayoritas berjenis kelamin laki laki. Perilaku mereka yang kecanduan game mengalami siklus yang sama dengan kecanduan-kecanduan yang lain.

AYO BACA : Menristek Minta Lapan Tinjau Helikopter Buatan Warga Sukabumi

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Rem Blong, Truk Fuso Hantam Mobil di Jalan Kadipaten

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:38 WIB

Diduga akibat rem blong, sebuah truk fuso dengan nomor polisi BE-9176-CK menabrak bagian belakang mobil box di Jalan Ray...

Umum - Regional, Rem Blong, Truk Fuso Hantam Mobil di Jalan Kadipaten, Kecelakaan di Tasikmalaya,Truk Fuso,Polsek Kadipaten

Ricky Tommy Jabar Kajari Cianjur, Komaidi Terbang ke Kalimantan

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:06 WIB

Pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur dari Komoidi  kepada Ricky Tommy Hasiholan berlangsung penuh persahabatan d...

Umum - Regional, Ricky Tommy Jabar Kajari Cianjur, Komaidi Terbang ke Kalimantan, Kajari Cianjur Ricky Tommy Hasiholan

Plt Bupati Cianjur dan Kapolres Tinjau Korban dan Lokasi Pergeseran Ta...

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 20:44 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman bersama Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai meninjau lokasi bencana pergerakan tana...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur dan Kapolres Tinjau Korban dan Lokasi Pergeseran Tanah, Pergeseran Tanah di Cianjur,Pergeseran Tanah Desa Batulawang,Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai

Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:57 WIB

Kasus penipuan terhadap puluhan pondok pesantren yang dilakukan oleh tersangka berinisial AA warga Kecamatan Nagreg, Kab...

Umum - Regional, Polisi Buru Pelaku Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya, Penipuan Puluhan Ponpes di Tasikmalaya,Ponpes di Tasikmalaya Kena Tipu,Polresta Tasikmalaya

Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 19:35 WIB

Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Umum - Regional, Ini Penyebab Pergerakan Tanah di Kampung Cigorowong Tasikmalaya, Pergerakan Tanah Kota Tasikmalaya,Pergerakan Tanah Kampung Cigorowong,Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:54 WIB

Penggrebekan itu berlangsung di sebuah Counter Handphone, tepatnya di Jalan Medokan Sawah 121, Kecamatan Rungkut, Kota S...

Umum - Regional, Seorang Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror, Teroris,Surabaya,Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror

Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:45 WIB

Dukungan pemerintah dinyatakan Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman.

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Dukung Aparat Hukum Tindak Koruptor Anggaran Dana Desa, Korupsi,Dana Desa,Cianjur

Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:30 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan seorang pedagang gorengan berinisial YM (39), warga Mancogeh, Kelurahan N...

Umum - Regional, Nyambi Jualan Miras, Tukang Gorengan di Tasik Dibekuk Polisi, Miras Tasik,Penjual miras di tasik,miras oplosan,Miras Oplosan Tasik
dewanpers