web analytics
  

Sarapan Sebelum Olahraga Picu Darah Tinggi dan Diabetes?

Kamis, 14 November 2019 10:18 WIB

Ilustrasi olahraga tanpa sarapan sebelumnya. Sarapan sebelum olahraga memicu darah tinggi dan diabetes. (Pixabay/StockSnap)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah studi menemukan bahwa olahraga dalam keadaan puasa atau perut kosong sebelum sarapan baik untuk kesehatan. Berbeda jika sarapan sebelum olahraga yang dapat memicu darah tinggi dan diabetes.

Tubuh menjadi lebih efisien dalam menggunakan insulin yang disebut sensitif insulin. Insulin yang terkontrol memiliki potensi melawan diabetes tipe 2 dan kondisi metabolisme lainnya.

Penelitian di Universita Bath dan Brimingham, dilansir dari Daily Mail, Kamis (14/11/2019) melibatkan 30 pria dengan obesitas yang dibagi menjadi 2 kelompok intervensi.

Selama enam minggu, satu kelompok diminta sarapan sebelum olahraga dan sebaliknya untuk kelompok satunya. Semua peserta juga diminta makan malam terakhir pukul 20.00 sebelum olahraga keesokan paginya.

AYO BACA : 6 Cara Mengontrol Rasa Lapar Berlebihan

Menu sarapan mereka berupa karbohidrat tinggi, baik yang setelah maupun sebelum olahraga. Mereka juga diberi minum plasebo sebelum atau sesudah olahraga.

Olahraga yang mereka lakukan adalah bersepeda tiga kali seminggu selama 50 menit. Mereka juga tidak ada aturan untuk diet dan bebas jam sarapan dan makan malam.

Hasilnya, peserta yang olahraga sebelum sarapan atau kondisi perut kosong justru lebih responsif terhadap insulin daripada mereka yang olahraga setelahnya.

Artinya, mereka membutuhkan sejumlah kecil insulin untuk menurunkan kadar glukosa darah. Sementara itu, orang dengan sensitivitas insulin rendah alias resistensi insulin, akan membutuhkan insulin lebih besar dan mungkin menderita diabetes.

AYO BACA : 3 Nasi Uduk Paling Hits di Bekasi

Selain itu, mereka menunjukkan masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi.

"Jika Anda lebih sensitif terhadap insulin, kecil kemungkinan terkena diabetes tipe 2. Ketika sensitivitas insulin mulai buruk, itulah jalur pertama untuk diabetes tipe 2," jelas dr Javier Gonzales, dari University of Bath.

Dia mengungkap, kelompok yang berolahraga sebelum sarapan meningkatkan kemampuan tubuh merespons insulin. Kedua kelompok juga kehilangan berat badan tingkat kebugaran yang sama.

Satu hal yang membuat dua kelompok ini berbeda adalah waktu makannya. Penelitian ini berusaha menunjukkan bahwa waktu makan sebelum atau sesudah olahraga memengaruhi kesehatan tubuh.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga saat puasa justru meningkatkan manfaat kesehatan dari latihan fisik tersebut," jelas dr Gareth Wallis dari University of Birmingham.

AYO BACA : 4 Tempat Sarapan Lontong Kari Enak di Bandung

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers