web analytics
  

Jumlah Pengemudi Ojek Daring Akan Dibatasi Pemerintah

Kamis, 14 November 2019 09:48 WIB
Umum - Nasional, Jumlah Pengemudi Ojek Daring Akan Dibatasi Pemerintah, Pengemudi, Ojek, Daring, Akan, Dibatasi,

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kementerian berencana membatasi jumlah pengemudi ojek daring. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Perhubungan berencana membatasi jumlah pengemudi ojek daring. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, saat ini sudah melakukan pembahasan dan diskusi internal mengenai rencana tersebut.

"Sekarang aplikator bukan cuma dua, banyak yang lain kalau terlampau banyak aplikator potensi penambahan mitra (pengemudi ojek daring) akan lebih banyak," kata Budi di Gedung DPR, Rabu (13/11/2019).

Dia menjelaskan, prinsip dalam transportasi yakni pasokan harus sesuai dengan permintaan. Kalau banyak aplikator, kata Budi, sudah dipastikan akan ada penambahan jumlah pengemudi ojek daring bahkan juga taksi daring.

AYO BACA : Soal Bom Medan, Menhub: Jaket Ojol Dijual Bebas

Sementara hal tersebut nantinya dikhawatirkan akan berdampak negatif sehingga pembatasan perlu dilakukan.

"Banyak pengemudi kemudian demand-nya tidak begitu tumbuh cepat," ujar Budi.

Karena itu, Budi menegaskan, persoalan tersebut harus diantisipasi. Meski begitu, dengan adanya operasional transportasi daring dari aplikator Grab Indonesia dan Gojek masih dalam batas aman.

AYO BACA : Menhub Minta Aplikator Ojek Online Perketat Seleksi

Hanya saja, Budi memastikan akans melihat kembali apakah kedua aplikator tersebut masih membuka rekrutmen lagi.

"Saya minta personel saya coba daftar nanti diterima atau enggak," tutur Budi.

Budi mengatakan, aturan mengenai pembatasan pengemudi ojek daring belum diatur. Menurutnya, jika ada pembatasan ojek daring harus merevisi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena sepeda motor tidak diatur sebagai transportasi umum.

"Apakah (ojek daring) jadi kendaraan umum atau enggak? Nanti akan direvisi tergantung DPR," ungkap Budi.

AYO BACA : Menhub Panggil 2 Operator Ojol Terkait Bom Medan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Kemenkes: Ivermectin Berpotensi Untuk Pengobatan Covid-19

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 22:52 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara mengenai Ivermectin yang dikabarkan menjadi obat cacing. Meski tidak mend...

Umum - Nasional, Kemenkes: Ivermectin Berpotensi Untuk Pengobatan Covid-19, Ivermectin,obat covid-19,Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),Satgas Covid-19

IKEA Digugat Sebesar Rp 543 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:50 WIB

Pengadilan Negeri Tangerang melanjutkan sidang perkara gugatan PT Agri Lestari Nusantara dengan tuntutan matrial immater...

Umum - Nasional, IKEA Digugat Sebesar Rp 543 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya, IKEA Digugat,IKEA Suplly AG,IKEA,Pengadilan Negeri Tangerang

PPKM Mikro Diperpanjang, Aktivitas Perkantoran hingga Rumah Ibadah Dip...

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:41 WIB

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Kebijakan ini berlak...

Umum - Nasional, PPKM Mikro Diperpanjang, Aktivitas Perkantoran hingga Rumah Ibadah Diperketat, PPKM Mikro Diperpanjang,Mendagri Tito Karnavian,WFH Zona Merah,Pembatasan Aktivitas Perkantoran,Aktivitas Rumah Ibadah Diperketat

Dirujuk Jadi Obat Covid, Ini Efek Samping Obat Cacing Gelang Ivermecti...

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 17:29 WIB

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengingatkan jika Ivermectin merupakan obat keras, yang pemberiannya harus ber...

Umum - Nasional, Dirujuk Jadi Obat Covid, Ini Efek Samping Obat Cacing Gelang Ivermectin, Ivermectin,Obat Ivermectin,Ivermectin Obat Covid-19,efek samping Ivermectin,Obat Cacing Pita  Ivermectin,Obat Cacing Ivermectin,Bahaya Obat Ivermectin,Risiko konsumsi obat Ivermectin,Ivermectin Erick Thohir,BPOM

BPOM: Ivermectin Belum Terbukti Untuk Obat Covid-19, Apa Kata FDA?

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 17:11 WIB

BPOM mengatakan bahwa Ivermectin kaplet 12 mg terdaftar di Indonesia untuk indikasi infeksi kecacingan (Strongyloidiasis...

Umum - Nasional, BPOM: Ivermectin Belum Terbukti Untuk Obat Covid-19, Apa Kata FDA?, Ivermectin,Obat Ivermectin,Ivermectin Obat Covid-19,efek samping Ivermectin,Pengobatan Covid-19,Obat Cacing Pita  Ivermectin

Kemendag Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya Online

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 16:54 WIB

Ditemukan 444 tautan penjualan produk prekursor, B2, serta botol-botol bekas produk kimia pada sejumlah lokapasar. Temua...

Umum - Nasional, Kemendag Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya Online, Penjualan Bahan Berbahaya Online,Kementerian Perdagangan,Perdagangan bahan berbahaya,pendistribusian barang berbahaya,Pengawasan Bahan Berbahaya

First Media Gelar Turnamen eSports Ultimate Battle Championship

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 14:22 WIB

First Media Gelar Turnamen eSports Ultimate Battle Championship

Umum - Nasional, First Media Gelar Turnamen eSports Ultimate Battle Championship, eSports

Jelajahi Wisata Indonesia dengan Urban Air

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 15:38 WIB

Menjelajahi tempat wisata kini semakin mewah dengan pilihan akomodasi helikopter dari Urban Air.

Umum - Nasional, Jelajahi Wisata Indonesia dengan Urban Air , urban air

artikel terkait

dewanpers