web analytics
  

BSSN Ungkap Cara Ampuh Tangkal Spyware Pegasus Buatan Israel

Selasa, 12 November 2019 12:50 WIB Mildan Abdalloh
Umum - Internasional, BSSN Ungkap Cara Ampuh Tangkal Spyware Pegasus Buatan Israel, Spyware pegasus, spyware israel, BSSN,Badan Siber dan Sandi Negara, Telkom University

Ilustrasi (pixabay.com)

DAYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- Akhir-akhir ini dunia dihebohkan oleh serangan perangkat mata-mata atau spyware bernama Pegasus. Spyware buatan perusahaan asal Israel NSO Group tersebut bisa meretas data penting dan data rahasia lainnya seperti kata sandi perbankan.

Direktur Deteksi Ancaman Badan Siber dan Sandi Negara BSSN) Sulistyo mengatakan, beredarnya spyware Pegasus mendorong semua orang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan perangkat lunak.

AYO BACA : Seorang Pemuda Palestina Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat

"Informasi (pribadi) itu didapat dari tiga hal. Dicari, diberi, dan dicuri. Pegasus ini prinsipnya mencuri," tutur Sulistyo saat Workshop Nasional Cyber Security di Telkom University, Selasa (12/11/2019).

Menurutnya, untuk saat ini cara paling efektif untuk menangkal spyware Pegasus adalah menghindari penggunaan aplikasi tempat perangkat lunak mata-mata tersebut disebarkan. "Agar Pegasus tidak masuk ke kita, jangan gunakan WhatsApp. Itu saja untuk saat ini," tegasnya.

AYO BACA : Ini Alasan Anak Perlu Dibentengi dari Dunia Siber

Spyware Pegasus memang disebut akan meretas ponsel melalui aplikasi WhatsApp. Secara global, sekitar 1.400-an pengguna WhatsApp telah diserang spyware Pegasus. Mereka terdiri dari aktivis, politisi, dan jurnalis.

Sistem kerja dari spyware Pegasus adalah meretas data pribadi sampai kepada hal rahasia. Dengan pola penyebaran spyware pegasus melalui WhatsApp, maka hanya dengan tidak menggunakan aplikasi perpesanan tersebut serangan perangkat lunak mata-mata buatan Israel itu bisa ditangkal.

Terkecuali pihak WhatsApp melakukan pembaruan aplikasi. "Kalau tidak dilakukan updating, spyware Pegasus masih bisa masuk," tutupnya.

AYO BACA : Panglima TNI: Ancaman Siber Mengaburkan Filosofi Perang Konvensional

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapa...

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:55 WIB

Bisakah undang-undang yang telah resmi di Australia ini diberlakukan di Indonesia?

Umum - Internasional, RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapan di Indonesia?, facebook,Google,Media,Konten Berita

Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:50 WIB

Pembunuhan yang telah berlangsung pada 28 dan 29 November 2020.

Umum - Internasional, Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea, Pembunuhan Massal,Etiopia

Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:16 WIB

Saat ini, Maroko sebetulnya masih melarang keras produksi dan pemakaian ganja.

Umum - Internasional, Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko, Ganja,Legal,Maroko,keperluan medis,terapeutik

China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 13:46 WIB

Aktivis dan pakar hak asasi manusia mengatakan setidaknya satu juta Muslim ditahan di kamp-kamp di wilayah barat terpenc...

Umum - Internasional, China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur, Muslim Uighur,China

Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:45 WIB

Karena wilayah Utara, yang merupakan lokasi Kota Tabuk, sudah terbiasa turun salju.

Umum - Internasional, Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal, salju,Arab Saudi

Malaysia Pulangkan Warga Myanmar saat Kudeta Militer, EU dan AS Kecewa

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:25 WIB

Malaysia pada Selasa (23/2/2021) mengirim 1.086 warga Myanmar kembali pulang dengan ke tiga kapal angkatan laut yang dik...

Umum - Internasional, Malaysia Pulangkan Warga Myanmar saat Kudeta Militer, EU dan AS Kecewa, Myanmar,Kudeta Militer,Malayasia,Uni Eropa (UE),Amerika Serikat

Kisah Pilu PSK Jual Bayi untuk Modal Bisnis Miras

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 10:04 WIB

Seorang PSK di Negara Bagian Ebonyi, Nigeria berniat menjual bayinya yang berusia 4 bulan untuk modal bisnis bir. Karena...

Umum - Internasional, Kisah Pilu PSK Jual Bayi untuk Modal Bisnis Miras, PSK,Bayi dijual,Jual Bayi,Bayi PSK,Kisah PSK,Kisah pilu PSK

Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:27 WIB

Jagat media sosial diramaikan dengan salju yang turun di wilayah Tabuk, Arab Saudi belum lama ini. 

Umum - Internasional, Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?, Salju arab,hujan salju arab saudi,salju tabuk arab,tanda kiamat salju di arab,salju,Tanda kiamat,kiamat

artikel terkait

dewanpers