web analytics
  

Terbukti Hilangkan Dokumen C1, PPK Bekasi Dijebloskan ke Penjara

Selasa, 12 November 2019 11:15 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Terbukti Hilangkan Dokumen C1, PPK Bekasi Dijebloskan ke Penjara, PPK Bekasi, hilangkan dokumen C1, berita bekasi, ayobekasi, bekasi hari ini

Dokumentasi Proses pemungutan suara pemilihan umum serentak 2019 di Lapas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 17 April 2019 lalu. (ANTARA News/Pradita Kurniawan Syah)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Lima orang Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dijatuhi hukuman 2 bulan penjara setelah upaya bandingnya ditolak pengadilan. Mereka terbukti bersalah telah menghilangkan dokumen C1 plano dan C hologram di Desa Telaga Murni.

"Mereka terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 504 dan 505 junto pasal 55 ayat 1 ke-1. Kelimanya dikenai hukuman penjara 2 bulan dan denda Rp10 juta karena para anggota PPK ini melakukan kelalaiannya sehingga mengakibatkan berubah atau hilangnya berita acara hasil pemilihan umum atau sertifikat hasil pemungutan suara," kata Kepala Sub Seksi Penuntutan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ibnu Fajar di Cikarang, Selasa (12/11/2019).

Ibnu mengatakan kelima PPK Kecamatan Cikarang Barat itu masing-masing Aan Surawan (56) sebagai Ketua PPK dan empat orang anggota di antaranya Muhammad Sofwan (42), Abuy Hasbullah (37), Supendi (33), dan Indra Jaya (33).

Berdasarkan putusan pengadilan, hukuman tersebut sudah bersifat final sehingga tidak dapat dilakukan proses keringanan. "Kalau keringanan hukuman paling biasanya melalui remisi di Lapas. Paling mereka dapat remisi awal tahun. Bisa bebasnya di awal tahun," kata dia.

AYO BACA : Polisi Bekasi Ungkap Pencurian Uang Nasabah Modus Ganjal ATM

Salah seorang anggota PPK tersebut, Abuy mengaku menyayangkan upaya bandingnya yang ditolak Pengadilan Tinggi Jawa Barat. Dia pun menyayangkan kasus ini harus mereka hadapi sendiri tanpa bantuan hukum dari KPU.

"Kami dari PPK Cikarang Barat merasa keberatan dengan hasil ini karena harapan kami KPU bisa membantu dan mengadvokasi terkait permasalahan hukum yang sedang kami hadapi. Kami hari ini dilepas begitu saja tanpa ada pengacara dari KPU. Akhirnya kami merasa telah menjadi korban dalam persoalan ini," kata Abuy.

Abuy menjelaskan kasus yang menimpa dia beserta empat rekan yang lain berawal saat penyandingan data pada 19 Agustus 2019. Pada saat itu C1 hologram di 12 TPS di Desa Telaga Murni tidak ada sehingga menjadi bahan aduan dari Partai Nasdem.

Menurut dia KPU Kabupaten Bekasi seharusnya tidak melibatkan PPK dalam proses tersebut. Alasannya karena surat tugas mereka sebagai penyelenggara pemilihan di tingkat kecamatan telah habis pada 30 Juni 2019.

AYO BACA : Hadapi Penghujan, Pemkot Bekasi Gencar Buat Lubang Biopori

Bahkan pihaknya pun telah menyampaikan kotak suara hasil penghitungan di kecamatan pada KPU Kabupaten Bekasi pada 1 Mei 2019 dan telah ditandatangani.

"Berarti kesalahan bukan di PPK Cikarang Barat, karena di tanggal 1 Mei semua kotak sudah kami serahkan, dan ada tanda terimanya, yang ditandatangani oleh staf KPU. Yang kami kecewakan kenapa ini larinya ke PPK, dan KPU juga seperti lepas tangan," ucapnya.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin membantah ada pembiaran atas kasus ini. Menurut dia, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meringankan hukuman mereka.

"Kami sejak dari awal sampai hari ini pun terus melakukan bantuan-bantuan agar teman-teman bisa juga diberikan putusan seadil-adilnya, tidak bersalah. Kami upayakan terus, kami masih koordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU RI terkait dengan hal ini. Kami tidak akan pernah berhenti untuk mencoba bagaimana teman-teman itu untuk diberikan pembelaan-pembelaan," kata Jajang.

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta membenarkan kelimanya ditahan di Lapas Cikarang. "Sudah kang, kelima PPK Cikarang Barat sudah ada di sini (lapas)," kata Kadek.

AYO BACA : 2020, Belanja APBD Kabupaten Bekasi Difokuskan pada Infrastruktur

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:33 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kembali menutup galian tanah yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatan...

Umum - Regional, Galian Tanah Tak Berizin di Sukatani Purwakarta Ditutup, Galian tanah Purwakarta,Galian Tanah purwakarta ditutup,Purwakarta,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 07:06 WIB

Total kasusnya saat ini menjadi 131.322.

Umum - Regional, Covid-19 Jabar Kembali Cetak Rekor, Penambahan Terbanyak dari Bogor, Covid-19 Jabar,Positif Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Kasus Covid-19 Jawa Barat

Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 06:16 WIB

Masyarakat dianjurkan memakai masker di dalam rumah.

Umum - Regional, Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon, klaster keluarga Cirebon,Klaster Covid-19 Cirebon,covid-19 cirebon,kasus covid-19 cirebon,Cirebon

Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 05:48 WIB

Dari 200 itu, yang berproses ada 6 yang berkaitan dengan perdata dan 2 pidana.

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Pelanggaran Hukum di Citarum Capai 200 Kasus, Pelanggaran Citarum,Citarum Harum,Sungai Citarum,Pencemaran Citarum,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Citarum

Diduga Langgar Netralitas di Pilkada, Kasatpol PP Tasikmalaya Disidang

Regional Rabu, 27 Januari 2021 | 05:28 WIB

Sidang digelar setelah berkas laporan dari penyidik kepolisian Polres Tasikmalaya terhadap perkara tersebut dinyatakan l...

Umum - Regional, Diduga Langgar Netralitas di Pilkada, Kasatpol PP Tasikmalaya Disidang, Kasatpol PP Tasikmalaya Pilkada,Kasatpol PP Tasikmalaya pelanggaran Pilkada,Kasatpol PP Tasikmalaya disidang,Pilkada Tasikmalaya,pelanggaran pilkada Tasikmalaya

Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:52 WIB

Terduga pelaku asusila berupa masturbasi di depan umum hingga Selasa (26/1/2021) masih menjalani pemeriksaan unit reskri...

Umum - Regional, Pelaku Masturbasi di Depan Konter Hape Diduga Konsumsi Kecubung, Masturbasi di Depan Konter Hape,Kecubung,Polsek Indihiang

5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 21:05 WIB

Masalah gizi masyarakat masih menjadi kendala yang di hadapi Kabupaten Tasikmalaya. Persoalan stunting atau gagal tumbuh...

Umum - Regional, 5 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Punya Angka Stunting Tinggi, Angka Stunting Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya,kekurangan gizi

Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari

Regional Selasa, 26 Januari 2021 | 20:31 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya resmi memperpan...

Umum - Regional, Kota Tasikmalaya Perpanjang PPKM Hingga 8 Februari, PPKM Kota Tasikmalaya,PSBB Proporsional Kota Tasikmalaya,PPKM diperpanjang
dewanpers