web analytics
  

Alasan Gus Dur dan Soeharto Tak Jadi Pahlawan Nasional Tahun Ini

Jumat, 8 November 2019 18:58 WIB
Umum - Nasional, Alasan Gus Dur dan Soeharto Tak Jadi Pahlawan Nasional Tahun Ini, Alasan, Gus Dur, Soeharto, Tak, Pahlawan Nasional, Tahun, Ini,

K.H Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara Jimly Asshiddiqie menjelaskan alasan Presiden Soeharto dan juga Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur belum mendapatkan anugerah gelar pahlawan nasional. Menurutnya, keduanya masih belum lama wafat.

"Pertama tahun ini tidak diajukan lagi. Karena sudah berkali-kali diajukan alasannya masih sama, karena ini kuburannya masih basah belum kering... Jadi Pak Harto, Gus Dur, apalagi itukan masih baru," jelas Jimly di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

AYO BACA : Tanggal Wafat Empat Presiden Indonesia

Dia mengatakan, gelar pahlawan nasional salah satunya diberikan kepada tokoh yang paling muda yakni KH Masjkur yang wafat pada 1992 atau sudah 30 tahun lamanya. Jimly menyampaikan, baik Soeharto dan Gus Dur merupakan sosok yang high profile dan mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat.

Namun, Gus Dur sempat menimbulkan polemik di masyarakat karena turun tahta setelah diberhentikan oleh MPR. Menurutnya, sosok Gus Dur merupakan sosok yang sangat dicintai oleh masyarakat dan kalangan kiai. Dia merupakan tokoh pluralis yang melindungi kelompok minoritas.

AYO BACA : Dihormati, Keluarga Gus Dur Diminta Datang ke Papua

"Jadi Gus Dur sebagai pribadi itu orang luar biasa. Cuma yang jadi masalah ia pernah jadi Presiden dan diberhentikan. Itu yang jadi soal. Itu jadi persoalan serius karena diberhentikan oleh MPR. Kedua, Pak Harto juga begitu, ada TAP MPR kan walaupun tidak menyebut seperti zamannya Bung Karno," kata dia.

Alasan-alasan tersebut menjadi ganjalan untuk menetapkan Soeharto dan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Gelar pahlawan nasional diberikan kepada enam tokoh pada tahun ini.

Mereka adalah Abdul Kahar Mudzakkir, AA Maramis, KH Masjkur, Ruhana Kuddus, Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi, dan Prof Dr M Sardjito.

AYO BACA : Begini Saran Anak Gus Dur untuk Penyelesaian Konflik di Papua

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Airlangga Sembunyikan Corona, DPR: Tidak Ada Kewajiban Pasien Publikas...

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 11:06 WIB

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan bahwa tidak ada kewajiban seorang pasien positif Covid-19 meng...

Umum - Nasional, Airlangga Sembunyikan Corona, DPR: Tidak Ada Kewajiban Pasien Publikasi Terpapar Covid, Airlangga Hartarto,Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto,Airlangga Kena Covid-19,Menteri Perindustrian Airlangga Kena Corona,Airlangga Corona

Doa Salat Jenazah dan Terjemahannya

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:55 WIB

Salat jenazah merupakan fardhu kifayah dan juga hak mayit sebelum dikuburkan. Salat jenazah dilakukan dengan empat kali...

Umum - Nasional, Doa Salat Jenazah dan Terjemahannya, Doa Sholat Jenazah,Doa Salat Jenazah,Sholat Jenazah,Tata cara Shalat Jenazah,Cara Shalat Jenazah

Bacaan Doa Iftitah Allahumma Ba'id

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:33 WIB

Salah satu sunnah dalam melaksanakan salat adalah membaca doa iftitah. Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram sebel...

Umum - Nasional, Bacaan Doa Iftitah Allahumma Ba'id, Bacaan Doa Iftitah Allahumma Ba'id,Bacaan Doa Iftitah,Bacaan Doa Iftitah Shalat,Doa Iftitah,Sunnah Shalat,Doa Iftitah Sunnah Shalat

Mensos Risma Dicibir Lagi Gegara Angkut Kayu di Lokasi Bencana

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 10:09 WIB

Menteri Sosial Tri Rismaharini kena cibir lagi karena ikut angkut kayu di lokasi bencana alam. Padahal tugas Mensos Rism...

Umum - Nasional, Mensos Risma Dicibir Lagi Gegara Angkut Kayu di Lokasi Bencana, mesos risma, Tri Rismaharini,Risma dicibir,Berita Risma,Risma Angkut Kayu,Risma Angkat Kayu

Mengapa Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali?

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 09:40 WIB

kebijakan PPKM periode 11-25 Januari 2021 belum sepenuhnya memberi hasil maksimal. 

Umum - Nasional, Mengapa Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali?, PPKM Jawa-Bali,PPKM diperpanjang,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PPKM Jawa-Bali Diperpanjang

Cara Menekan Kenaikan Biaya Listrik Selama WFH

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 07:09 WIB

Kenaikan biaya pemakaian listrik selama bekerja dari rumah (work from home/WFH) selama masa pandemi Covid-19 merupakan h...

Umum - Nasional, Cara Menekan Kenaikan Biaya Listrik Selama WFH, Biaya listrik naik,WFH,Biaya listrik naik saat WFH,Menekan biaya listrik,Mengurangi biaya listrik,Cara mengurangi beban biaya listrik

6 Faedah Sholat Dhuha, Salah Satunya Pengganti Sedekah

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 06:34 WIB

Sholat Dhuha pagi hari sampai jelang siang hari mempunyai banyak keutamaan

Umum - Nasional, 6 Faedah Sholat Dhuha, Salah Satunya Pengganti Sedekah, Waktu sholat Bandung,Sholat Bandung,sholat Dhuha,manfaat sholat Dhuha,bacaan sholawat dhuha

Wacana Kapolri Listyo Sigit Prabowo Dinilai Rentan Langgar HAM

Nasional Jumat, 22 Januari 2021 | 06:05 WIB

Koalisi Reformasi Sektor Keamanan mengkritisi pemaparan rencana Kapolri terpilih Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam uji k...

Umum - Nasional, Wacana Kapolri Listyo Sigit Prabowo Dinilai Rentan Langgar HAM, Kapolri Listyo Sigit,Kapolri Baru,Kebijakan Listyo Sigit,Rencana Kapolri Rentan Langgar HAM,Pelanggaran HAM,Listyo Sigit Prabowo

artikel terkait

dewanpers