web analytics
  

Dinkes Purwakarta Antisipasi Wabah DBD di Musim Pancaroba

Jumat, 8 November 2019 14:18 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Dinkes Purwakarta Antisipasi Wabah DBD di Musim Pancaroba, dbd, cegah dbd, bahaya dbd, antisipasi dbd

Ilustrasi (pixabay)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta meminta masyarakat mewaspadi timbul sejumlah penyakit yang ditumbulkan peralohan musim kemarau menuju musim penghujan dipenghujung akhir tahun ini. Salah satu yang perlu diantisipasi adalah adalah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang sering kali muncul pada musim penghujan akibat kenangan air.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Purwakarta, dr. Meisera mengatakan, pihaknya mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit DBD yang rawan terjadi pada saat musim hujan. Terutama untuk tahun depan mengantisipasi siklus DBD lima tahunan.

Berdasarkan data tercatat kasus DBD pada 2016 di Kabupaten Purwakarta mencapai 772, 2017 kasus DBD menurun menjadi 122, 2018 yang terkena DBD meningkat mencapai 293 orang. Sementara pada 2019 hingga Agustus yang terkena DBD mencapai 492 orang.

AYO BACA : Dinkes Garut: Musim Hujan Jentik Nyamuk Mudah Berkembang Biak

"Memang ada siklus naik turun, oleh karena itu kami mengantisipasi jumlah kembali meningkat seiring siklus DBD lima tahunan,"ujar dia, Jumat (8/11/2019).

Menurutnya, penyakit DBD dapat diantisipasi dengan sejumlah langkah preventif, di antaranya pelaksanaan pemeriksaan jentik berkala (PJB) di setiap puskesmas yang memang rutin tiap tiga bulan ke rumah-rumah yang menjadi sampel di semua wilayah.

Selain itu, kader posyadu sebagai juru pemantau jentik (jumantik) rutin memantau ke rumah-rumah warga. Kader jumantik juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.

AYO BACA : Ikan Cupang, si Kecil Pemakan Jentik Nyamuk DBD

Sebab menurutnya menjaga kebersihan lingkungan rumah memberikan dampak besar untuk menekan nyamuk aedes aegypti berkembang.

"Masyarakat bisa menerapkan 3M plus untuk mencegah nyamuk aedes aegypti. Yakni menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan kolam penampungan, juga mengubur barang-barang yang bepotensi menjadi tempat bersarangnya jentik nyamuk.  Sementara plusnya bisa menanam pohon anti nyamuk seperti lavender atau rosemary. Jadi nggak hanya satu macam pencegahannya tapi multi upaya juga,” katanya menyarankan.

Ia menyebut biasanya kasus tertinggi DBD terjadi saat puncak musim hujan antara Januari dan Februari. Ia berharap masyarakat tidak lalai dan ikut mencegah berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti dari mulai rumahnya masing-masing.

"Selain DBD, pada musim pancaroba yang  harus diwaspadai adalah penyakit diare. Saluran sanitasi yang tidak bersih dapat berpotensi menjadi tempat bakteri yang bisa menyebabkan diare. Oleh karena itu, masyarakat juga harus mengantisipasi sejak dini dengan membersihkan saluran air di tempat tinggalnya,"ujar Meisera.

AYO BACA : Kasus DBD hingga Oktober Capai 110.921, Jawa Barat Tertinggi

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Di Pos Gentong, Pemudik Bersepeda Motor Paling Banyak Diputarbalikkan

Regional Senin, 10 Mei 2021 | 11:44 WIB

Berdasarkan data dari Bagian Operasional (BagOps) Polres Tasikmalaya Kota, jumlah kendaraan yang diputarbalikkan sebanya...

Umum - Regional, Di Pos Gentong, Pemudik Bersepeda Motor Paling Banyak Diputarbalikkan, Pemudik,Sepeda Motor,Larangan Mudik,Diputarbalikkan,Pos Gentong,Kabupaten Tasikmalaya

Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 21:00 WIB

Penyekatan di sepanjang Jalan Mangunsarkoro sebagai pusat pertokoan utama di Kabupaten Cianjur, ternyata cukup efektif u...

Umum - Regional, Penyekatan Jalan Protokol di Cianjur Efektif Kurangi Kerumunan, Penyekatan di Cianjur,Cianjur,Belanja Lebaran,belanja lebaran di cianjur

Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:45 WIB

Menyambut libur lebaran 1442 Hijriah, objek wisata Gunung Galunggung terus berbenah. Salah satu fokus yang dipersiapkan...

Umum - Regional, Wisata Gunung Galunggung Tetap Buka Saat Lebaran, Gunung Galunggung,Wisata Gunung Galunggung,Kaki gunung Galunggung,gunung galunggung dibuka,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 18:26 WIB

Sejak diberlakukannya aturan pelarangan mudik lebaran pada Kamis 6 Mei 2021, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 245.496 ken...

Umum - Regional, Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik Jabodetabek,Mudik Lebaran,larangan mudik lebaran

Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:40 WIB

Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Wilayah (P3PDW) Subang Lovita Adriana mengatakan, insentif Pajak Penjualan atas Barang...

Umum - Regional, Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pajak,relaksasi pajak,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Relaksasi PPnBM

Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sep...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021, Terminal Pasir Hayam Cianjur sepi pemudik dari luar ko...

Umum - Regional, Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sepi, Terminal Pasir Hayam Cianjur,terminal pasir hayam,mudik cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021
dewanpers