web analytics
  

Warga Kabupaten Bandung Jangan Coba-coba Merokok di Tempat Ini

Jumat, 8 November 2019 13:16 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi kawasan tanpa rokok. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Mulai 1 Januari 2020, siapapun yang merokok sembarangan akan dikenakan sanksi, mulai dari denda sampai kurungan penjara. Hal tersebut dikarenakan, Perda nomor 13 tahun 2017 mulai diberlakukan.

AYO BACA : Perda KTR Akan Diberlakukan, Marlan Ingin PNS yang Pertama Kena Denda

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Kawaludin mengatakan dalam mengakan Perda, Statgas khusus telah dibentuk sampai tingkat Kecamatan. "Satgas ini akan memantau tempat-tempat yang dilarang ada rokok," tutur Kawaludin, Jumat (8/11/2019).

AYO BACA : Mulai 1 Januari, Merokok Sembarangan Didenda Rp50 Juta

Terdapat delapan tempat yang dilarang untuk merokok di Kabupaten Bandung. Tempat tersebut meliputi Fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum, dan tempat lain yang ditetapkan yakni taman umum, fasilitas olahraga, arena olahraga, dan lapangan olahraga.

Sesuai pasal 8 ayat 1 Perda 13/2017, siapapun yang melakukan pelanggaran atau merokok di tempat yang dilarang, akan dikenakan denda maksimal 7 hari kurungan penjara atau denda maksimal Rp50 juta.

"Penerapan sanksi dilakukan melalui sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan)," ujarnya.

Selain itu, institusi juga diminta untuk membuat tanda larangan merokok. Bagi institusi yang tidak melakukan hal tersebut, sesuai dengan Pasal 7 ayat 1, maka pimpinan institusi yang tidak menerapkan rambu KTR akan disanksi 7 hari kurungan atau denda maksimal Rp500.000.

AYO BACA : Wajah Perokok Terlihat 10-20 Tahun Lebih Tua? Ini Kata Penelitian

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers