web analytics
  

Bandar di Lapas, Peredaran Narkoba Manfaatkan Teknologi Informasi

Kamis, 7 November 2019 14:16 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Bandar di Lapas, Peredaran Narkoba Manfaatkan Teknologi Informasi, Peredaran, Narkoba, KBB, Manfaatkan, Teknologi, Informasi,

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bandung Barat menangkap dua kaki tangan pengedar narkoba jenis ganja dan sabu. Bandar mereka diketahui mengatur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan. (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bandung Barat menangkap dua kaki tangan pengedar narkoba jenis ganja dan sabu. Bandar mereka diketahui mengatur dari dalam Lembaga Pemasyarakatan.

Dua kaki tangan itu, UR alias Uu (33) dan AS alias Adul (39), ditangkap dengan barang bukti lima paket narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat bruto 1,25 gram dan narkotika Golongan I jenis ganja seberat 10,67 gram.

Keduanya ditangkap saat tengah berada di dalam gubuk tengah kebun di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (17/10/2019) dini hari.

AYO BACA : Jadi Pengedar Narkoba Lintas Pulau, Seorang Warga Cianjur Ditangkap

Kepala BNN KBB Sam Norti Martiana mengatakan, komunikasi peredaran narkoba hari ini memanfaatkan kemudahan teknologi informasi dan kemudahan perbankan.

"Jadi peredaran hari ini tidak lagi bertemu antara pembeli dan penjual, uang di transfer ke rekening dan paket narkoba ditempel penunjuknya maps yang ada di handphone," ujar Sam saat gelar perkara di kantor BNN KBB Ngamprah, Kamis (7/11/2019).

Atas dasar itu, sebut dia, saat penangkapan pihaknya akan segera menyita ponsel tersangka dan ATM untuk mengetahui aliran dana peredaran yang dilakukan pelaku.

AYO BACA : Aktivitas Dicurigai Warga, SR Ditangkap Polisi Karena Narkoba

"Dari ponsel kita mengetahui dari siapa mereka beli dan kepada siapa dijualnya, ATM juga kita gali aliran dananya," kata dia.

Pada pengungkapan kali ini, lanjut Sam, BNN mengetahui bahwa dua kaki tangan ini dikendalikan bandar yang mendekam di lapas melalui riwayat percakapan di ponsel tersangka.

Petugas BNN KBB mengamankan barang bukti lainnya yakni dua buah telepon genggam jenis android yang digunakan untuk transaksi, satu buah alat hisap sabu, satu buah timbangan digital, satu kantong plastik paper clip, serta sebuah kartu ATM yang digunakan pelaku untuk membeli narkotika dari bandar.

"Untuk sabu dijual tersangka dengan harga Rp1.150.000 per gram," tuturnya.

AYO BACA : Ratusan Calon Kades Sukabumi Jalani Tes Urine Narkoba

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Sidang Dugaan Rekayasa Buku Nikah, Kesaksian Mantan KUA Berbelit-Belit

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 18:19 WIB

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung kembali mengelar sidang lanjutan dugaan rekayasa buku nikah milik Ketua Komi...

Bandung Raya - Bandung, Sidang Dugaan Rekayasa Buku Nikah, Kesaksian Mantan KUA Berbelit-Belit, Sidang Rekayasa Buku Nikah,KUA Kecamatan Mundu

Petugas TPU Cikadut Buka-bukaan Soal Pemakaman Jenazah

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 18:14 WIB

Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Tata Ruang yang bertugas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut buka-bukaan terkait pen...

Bandung Raya - Bandung, Petugas TPU Cikadut Buka-bukaan Soal Pemakaman Jenazah, Petugas Pemakaman Jenazah,TPU Cikadut

Eiger Surati Youtuber Gara-gara Hal Sepele, Netizen Kecewa

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 17:26 WIB

Eiger Advanture merupakan salah satu pionir kebutuhan perlengkapan bagi gaya hidup para penggiat petualangan alam terbuk...

Bandung Raya - Bandung, Eiger Surati Youtuber Gara-gara Hal Sepele, Netizen Kecewa, Surat Eiger,Youtuber Disurati Eiger,Twitter Duniadian,Eiger Kirim Surat ke Youtuber,Surat Keberatan Eiger,Youtuber Duniadian,Duniadian Disurati Eiger,Duniadian

Disuntik Dosis Vaksin Kedua, Wagub Jabar: Tak Ada Efek Samping

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 16:45 WIB

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua di Lobby Paviliun Parah...

Bandung Raya - Bandung, Disuntik Dosis Vaksin Kedua, Wagub Jabar: Tak Ada Efek Samping, Vaksin Covid-19,Uu Ruzhanul Ulum,Wagub Jabar,BPOM,COVID-19

Lama Terbengkalai, Teras Cihampelas Bakal Dibangun Jalur Sepeda

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 16:17 WIB

Sudah cukup lama aktivitas di Teras "Skywalk" Cihampelas lesu, terutama setelah pandemi Covid-19 menghantam. Kondisinya...

Bandung Raya - Bandung, Lama Terbengkalai, Teras Cihampelas Bakal Dibangun Jalur Sepeda, Teras Cihampelas,Jalur sepeda,yana mulyana, berita bandung,wakil wali kota bandung,skywalk

Sesar Lembang Saat Ini Terus Bergerak Mengikuti Irama Bumi

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 15:07 WIB

Sesar Lembang merupakan salah satu sesar aktif yang ada di Jawa Barat. Lokasi jalur sesar ini terletak sekitar 10 Km ara...

Bandung Raya - Bandung, Sesar Lembang Saat Ini Terus Bergerak Mengikuti Irama Bumi, Sesar Lembang,Gempa Sesar Lembang,dampak gempa sesar lembang,sesar lembang adalah,Kondisi Sesar Lembang,Pergerakan sesar lembang

Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Mulai, Vaksinasi Tahap I Dipercepat

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 13:54 WIB

Saat ini, progres penyuntikan vaksin di Kota Bandung telah mencapai sebanyak 10.807 orang.

Bandung Raya - Bandung, Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Mulai, Vaksinasi Tahap I Dipercepat, Vaksin Covid-19 dosis kedua mulai di Kota Bandung,penyuntikan vaksin di Kota Bandung,Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna,screening vaksinasi,Ahyani Raksanegara

Mudah Lapar Usai Penyuntikan Vaksin Kedua, Risa Sarasvati: Kayaknya Ba...

Bandung Kamis, 28 Januari 2021 | 13:36 WIB

Risa mengungkapkan, dampak yang paling terasa setelah penyuntikan vaksin yakni terasa mudah mengantuk dan lapar.

Bandung Raya - Bandung, Mudah Lapar Usai Penyuntikan Vaksin Kedua, Risa Sarasvati: Kayaknya Bawaan Lahir, Risa Sarasvati,penyuntikan vaksin kedua di Kota Bandung,dampak negatif vaksinasi,protokol kesehatan covid-19

artikel terkait

dewanpers