web analytics
  

Terbebani Kenaikan Iuran BPJS? Ini Cara Turun Kelas Kepesertaan

Senin, 4 November 2019 13:05 WIB Fira Nursyabani
Umum - Nasional, Terbebani Kenaikan Iuran BPJS? Ini Cara Turun Kelas Kepesertaan, bpjs kesehatan, kenaikan iuran bpjs, jkn, jaminan kesehatan, perpres BPJS kesehatan, turun kelas BPJS

Ilustrasi -- Petugas melayani warga di Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Matraman, Jakarta, Selasa (3/8/2019). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- BPJS Kesehatan menawarkan kepada peserta mandiri khususnya peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas I dan kelas II cara menurunkan kelas BPJS yang bisa dilakukan secara resmi. Hal ini terkait kenaikan iuran yang akan diberlakukan mulai Januari 2020.

Berdasarkan informasi dari laman BPJS Kesehatan yang dikutip Senin (4/11/2019), ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi peserta yang ingin turun kelas. Salah satu syaratnya, peserta harus sudah satu tahun terdaftar di BPJS Kesehatan.

AYO BACA : BPJS Kesehatan: Masih Besar Manfaat Dibanding Nilai Kenaikan Iuran

Perubahan kelas rawat dapat dilakukan setelah satu tahun dan harus diikuti perubahan kelas rawat seluruh anggota keluarga. Artinya, peserta yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta kelas I dan II bisa turun kelas ke kelas rawat II dan III beserta seluruh anggota keluarga.

Berdasarkan Perpres 75 Tahun 2019 yang memuat perubahan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional, iuran peserta PBPU dan Bukan Pekerja (BP) kelas I menjadi Rp160 ribu dari sebelumnya Rp81 ribu, kelas II menjadi Rp110 ribu dari sebelumnya Rp52 ribu, dan kelas III menjadi Rp42 ribu dari sebelumnya Rp25.500. Perubahan tarif tersebut akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

AYO BACA : Iuran BPJS Naik 100%, Menkes Jamin Pembenahan Layanan

Pemberlakuan perubahan kelas bisa dilakukan satu bulan setelahnya. Misalnya peserta yang melakukan perubahan kelas perawatan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya berlaku pada bulan selanjutnya.

Sementara persyaratan yang dibutuhkan untuk perubahan kelas rawat yaitu Kartu Keluarga asli dan fotokopi. Bagi peserta yang belum melakukan autodebet rekening tabungan maka perlu juga melengkapi fotokopi buku rekening tabungan BNI, BRI, Mandiri, atau BCA. Formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp6.000.

Peserta yang menghendaki penurunan kelas rawat bisa dilakukan ke kantor cabang, kantor kabupaten-kota BPJS Kesehatan, Mall Pelayanan Publik, atau Mobile Customer Service dengan mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (FDIP) lalu mengambil nomor antrean pelayanan loket perubahan data dan menunggu antrean.

Namun bila ingin lebih ringkas peserta juga bisa mengajukan penurunan kelas kepesertaan dengan menelpon BPJS Kesehatan Care Center di 1500 400 atau mengunduh aplikasi Mobile JKN di ponsel pintar lalu klik menu ubah data peserta yang diikuti memasukkan data perubahan.

Perlu diketahui bahwa seluruh peserta kelas rawat BPJS Kesehatan memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dari segi tindakan medis ataupun obat-obatan. Yang membedakan antara kelas III, kelas II, dan kelas I adalah saat peserta menjalani rawat inap di rumah sakit yang akan ditempatkan pada kamar sesuai kelas peserta.

AYO BACA : Ini Tarif Baru Iuran BPJS Kesehatan dalam Perpres 75/2019

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

DMI: 65 Persen Muslim di Indonesia Buta Alquran

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:58 WIB

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen (Purn) Syafruddin mengaku prihatin mengenai masih banyaknya umat Islam d...

Umum - Nasional, DMI: 65 Persen Muslim di Indonesia Buta Alquran, Buta Alquran,Dewan Masjid Indonesia (DMI),Hafiz Alquran

Dokter Reisa Minta Daerah Siapkan Penanganan Banjir saat Pandemi

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:54 WIB

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengingatkan pemerintah daerah agar menyiapkan penanganan benc...

Umum - Nasional, Dokter Reisa Minta Daerah Siapkan Penanganan Banjir saat Pandemi, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro,Dokter Reisa Broto Asmoro,Penanganan Banjir saat Pandemi

Demokrat Pecat Marzuki Alie, Kudeta Penyebabnya

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 21:29 WIB

Partai Demokrat resmi memecat tujuh kadernya yang diduga terlibat dalam gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai. Dua...

Umum - Nasional, Demokrat Pecat Marzuki Alie, Kudeta Penyebabnya, Partai Demokrat,Demokrat Pecat Marzuki Alie,Kudeta Partai Demokrat

Vaksinasi Bagi Tahanan KPK Sudah Pertimbangkan Aspek Keadilan

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:59 WIB

Juru Bicara Satuan Tugas ( Jubir Satgas) Penangan Covid-19, Wiku Adisasmito memberikan penjelasan mengenai daftar priori...

Umum - Nasional, Vaksinasi Bagi Tahanan KPK Sudah Pertimbangkan Aspek Keadilan, Vaksinasi Covid-19,vaksin corona,vaksin tahanan KPK,Tahanan KPK

Indonesia Tambah 8.232 Kasus Konfirmasi Baru Covid-19

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:56 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 8.232 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Jumat...

Umum - Nasional, Indonesia Tambah 8.232 Kasus Konfirmasi Baru Covid-19, Update Corona Covid-19 Indonesia,update data corona nasional,Data Covid-19,data corona

Pembukaan Gelombang 13 Kartu Prakerja pada Selasa atau Rabu Minggu Dep...

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:03 WIB

Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 12 kini tengah bersiap untuk menerima pengumuman terkait lolos atau tidaknya aplikasi...

Umum - Nasional, Pembukaan Gelombang 13 Kartu Prakerja pada Selasa atau Rabu Minggu Depan! , Prakerja gelombang 13,kartu prakerja gelombang 13,syarat kartu prakerja gelombang 13,pendaftaran kartu prakerja gelombang 13

Pengumuman Prakerja Gelombang 12: Tunggu Hari Selasa atau Rabu Pekan D...

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 15:55 WIB

Program Kartu Prakerja Gelombang 12 resmi ditutup pukul 12.00 WIB, Jumat (26/2/2021).

Umum - Nasional, Pengumuman Prakerja Gelombang 12: Tunggu Hari Selasa atau Rabu Pekan Depan, Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja Gelombang 12,Daftar Prakerja Gelombang 12,pengumuman prakerja gelombang 12,prakerja,prakerja,Program Kartu Prakerja,prakerja,Kartu Prakerja

Masyarakat Didorong Belanjakan Gajinya

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:17 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong masyarakat berbelanja, terutama produk lokal.

Umum - Nasional, Masyarakat Didorong Belanjakan Gajinya, Airlangga Hartarto,Ekonomi & Bisnis,gaji,belanja

artikel terkait

dewanpers